26 Episode Merdeka Belajar Kemendikbudristek [Update 11 Desember 2023]

26 Episode Merdeka Belajar Kemendikbudristek [Update 11 Desember 2023]

Apa Itu Merdeka Belajar?

adalah program kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut Nadiem, harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Nadiem menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi.

Episode Merdeka Belajar

Sampai dengan detik ini Merdeka Belajar telah mengeluarkan 26 episode

Episode 1: Empat Pokok Kebijakan Merdeka Belajar

Pada episode pertama Menteri Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi, “Mas Menteri” Nadiem Makarim mengeluarkan empat pokok program merdeka belajar. Keempat pokok program Merdeka Belajar yaitu:

1. Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)

  • Tahun 2020, USBN diganti dengan ujian (asesmen), yang diselenggarakan hanya oleh sekolah
  • Ujian untuk menilai kompetensi siswa dapat dilakukan dapat bentuk tes tertulis, dan/atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif
  • Guru dan sekolah lebih merdeka dalam menilai hail belajar siswa

2. Ujian Nasional (UN)

  • Tahun 2021, UN berubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter
  • Berfokus pada tiga bidang, yaitu literasi, numerasi dan karakter
  • Dilakukan pada siswa yang berada di tengah jenjang sekolah (misalnya kelas 4, 8, 11)
  • mendorong guru dan sekolah memperbaiki mutu pembelajaran
  • mengacu pada praktik baik pada asesmen internasional, seperti PISA dan TIMSS

3. Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

  • Guru bebas mengembangkan format RPP
  • Minimal berisi 3 komponen inti, yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan asesmen
  • Penulisan RPP menjadi efektif dan efisien
  • Guru mmemiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi pembelajaran

4. Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi

  • Mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di daerah
  • Jalur zonasi: minimal 50%, jalur afirmasi: minimal 15%, jalur perpindahan: maksimal 5%, prestasi: sisanya 0-30%, disesuaikan dengan kondisi daerah

Merdeka Belajar Episode 1

Episode 2: Kampus Merdeka

Poin dari kampus merdeka adalah:

1. Pembukaan Program Studi Baru

  • Otonomi bagi perguruan tinggi berakreditasi A dan B membuka program studi baru (bukan di bidang kesehatan dan pendidikan)
  • Program studi baru otomatis diberikan akreditasi C
  • Prodi dapat diajukan jika ada kerja sama dengan mitra strategis

2. Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi

  • Akreditasi yang sudah ditetapkan secara otomatis diperbarui
  • Perguruan tinggi dengan akreditasi B dan C dapat mengajukan kenaikan akreditasi kapanpun
  • Peninjauan kembali akreditasi tetap dilakukan jika ada indikasi penurunan mutu

3. Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum

  • Persyaratan dipermudah
  • Tanpa ada akreditasi minimum
  • Dapat diajukan kapanpun

Merdeka Belajar Episode 2

Episode 3: Penyaluran dan Penggunaan Dana BOS

1. Penyaluran BOS langsung ke rekening sekolah

  • Tahapan penyaluran 3x pertahun
  • Penetapan SK sekolah penerima dilakukan oleh
  • Kemendikbud, verifikasi data oleh pemerintah daerah
  • batas akhir pengambilan data 1x per tahun (31 Agustus)

2. Penggunaan BOS lebih fleksibel untuk sekolah

  • Maksimal 50% untuk pembayaran guru honorer (dengan syarat dan ketentuan berlaku)
  • Dapat diberikan kepada tenaga kependidikan, apabila dana masih tersedia
  • Tidak ada pembatasan alokasi untuk buku dan pembelian alat multimedia

3. Nilai Satuan BOS meningkat

  • SD Rp 900.000,- per siswa per tahun
  • SMP Rp 1.100.000,- per siswa per tahun
  • SMA Rp 1.500.000,- per siswa per tahun

4. Pelaporan BOS diperketat agar lebih transparan dan akuntabel

  • Pelaporan dilakukan daring untuk meningkatkan akuntabilitas
  • Wajib memublikasikan di papan informasi sekolah

Merdeka Belajar Episode 3

Episode 4: Program Organisasi Penggerak

Pada program ini memiliki empat pokok kebijakan

  • Mendorong hadirnya ribuan sekolah penggerak
  • Sasaran program hingga 2022 untuk 50.000 guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di 5.000 PAUD, SD dan SMP (sederajat)
  • Diberikan pada organisasi penggerak dengan kategori tertentu berdasarkan rekam jejak organisasi
  • Monitoring & Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan & program sesuai

Merdeka Belajar Episode 4

Episode 5: Guru Penggerak

  • Berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui guru sebagai agen teladan dan obor perubahan
  • Arah program ini berfokus pada pedagogi, serta berpusat pada murid dan pengembangan holistik, pelatihan yang menekankan pada kepemimpinan instruksional melalui on-the-job-coaaching, serta kolaboratif dengan pendekatan sekolah menyeluruh
  • Tujuan dpelatihan adalah untuk menghasilkan bibit-bibit unggul pemimpin indonesia di masa yang akan datang, yaitu generasi yang memiliki enam karakteristik profil pelajar pancasila
  • Pelatihan kepemimpinan sekolah diawali dengan rekutmen calon guru penggerak dengan mengikuti lokakarya pada fase pertama dan pendampingan pada fase kedua

Merdeka Belajar Episode 5

Episode 6: Transformasi Dana Pemerintah Untuk Perguruan Tinggi

1. Insentif Berdasarkan Capaian IKU (Untuk PTN)

  • Tambahan pendanaan untuk PTN yang dihitung berdasarkan capaian delapan IKU
  • Sebelumnya, perguruan tinggi hanya mendapatkan dana alokasi dasar dan dana afirmasi, khusus bagi perguruan tinggi yang tertinggal
  • Kemendikbud menyediakan bonus Rp 500 miliar bagi PTN yang berhasil meningkatkan capaian IKU terbanyak

2. Competitive Fund  Program Kompetisi Kampus Merdeka (Untuk PTN dan PTS)

  • Dana kompetisi sebesar Rp 500 miliar
  • Tujuan pemberian dana: Mewujudkan aspirasi masing-masing perguruan tinggi; Mendorong potensi capaian 8 IKU, tanpa bergantung pada diferensiasi misi perguruan tinggi tersebut

3. matching Fund Untuk Kerja Sama Dengan Mitra (Untuk PTN dan PTS)

  • Dana yang tersedia Rp 250 miliar
  • Apabila perguruan tinggi menerima dana dari mitra, pemerintah memberi matching fund sejumlah dana yang diterima
  • Perguruan tinggi dapat mencari mitra melalui platform Kedaireka – sebuah pasarloka solusi bagi permasalahan industri dan masyarakat
  • (Hubungan) perguruan tinggi dengan industri: Industri mengajukan masalah untuk dipecahkan, perguruan tinggi menawarkan solusi
  • Perguruan tinggi yang sudah menemukan mitra dapat mengajukan matching fund

Merdeka Belajar Episode 6

Episode 7: Program Sekolah Penggerak

Sekolah penggerak sebagai katalis untuk mewujudkan pendidikan Indonesia diawali dengan SDM kepala sekolah dan guru yang focus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistic, sehingga terwujud Profil Pelajar Pancasila

1. Program Sekolah Penggerak meliputi

  • Kolaborasi Kemendikbud dan pemda
  • Intervensi secara holistik
  • Mencakup seluruh kondisi sekolah, baik negeri maupun swasta dan tidak hanya sekolah unggulan
  • Pendampingan selama 3 tahun
  • Terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah menjadi Sekolah Penggerak

2. Sasaran Sekolah Penggerak adalah:

  • Hasil belajar di atas rata-rata
  • Lingkungan belajar nyaman, aman, inklusif dan menyenangkan
  • Pembelajaran berpusat pada siswa
  • Refleksi diri dan pengimbasan

3. Ada lima intervensi Program Sekolah Penggerak

  • Kerja sama Kemendikbud dengan pemda memberikan pendampingan implementasi Sekolah Penggerak
  • Penguatan SDM sekolah melalui pelatihan dan pendampingan intensif dengan pelatih yang disediakan Kemendikbud
  • Pembelajaran dengan paradigma baru menyesuaikan dengan kebutuhan dan pengembangan siswa
  • Perencanaan berbasis data hasil refleksi diri satuan pendidikan
  • Penggunaan platform digital untuk mengurasi kompleksitas, menambah efisiensi, inspirasi dan pendekatan yang sesuai kebutuhan

Merdeka Belajar Episode 7

Episode 8: Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Unggulan

1. Menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja, serta menjadi rujukan/pengimbas dalam peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya

2. Lulusan SMK diproyeksikan siap untuk:

  • Bekerja
  • Melanjutkan studi
  • Wirausaha

3. Pola 8+1 menciptakan keselarasan mendalam dan menyeluruh SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja

4. Lulusan SMK diproyeksikan siap untuk:

  • Penguatan SDM SMK PK
  • Pembelajaran kompetensi siap kerja dan berkarakter
  • Penguatan belajar praktik peserta didik
  • Manajemen sekolah berbasis data
  • Pendampingan oleh perguruan tinggi
  • Sinergi pemerintah pusat dan daerah

Merdeka Belajar Episode 8

Episode 9: KIP Kuliah Merdeka

1. KIP Kuliah bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat tidak mampu pada pendidikan tinggi yang lebih merata dan berkualitas, sehingga visi Presiden Joko Widodo terkait SDM unggul indonesia dapat segera terwujud

2. KIP Kuliah Merdeka tidak hanya memberikan biaya kuliah, namun juga biaya hidup

  • Penyesuaian program studi dengan akreditasi: A. maksimal Rp 12 juta; B. maksimal Rp 4 juta; C. maksimal Rp 2,4 juta;
  • Biaya hidup disesuaikan dengan indeks harga daerah. Besarnya mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1,4 juta

3. Anggaran meningkat signifikan dari Rp 1,3 triliun pada 2020 menjadi sebesar Rp 2,5 triliun di 2021

4. Diberikan kepada 200 ribu mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah naungan Kemendikbud

Merdeka Belajar Episode 9

Episode 10: Perluasan Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

1. Kemendikbud dan LPDP berkolaborasi memperluas ruang lingkup dana abadi pendidikan untuk:

  • Program yang sudah tersedia selama ini, seperti beasiswa pendidikan Indonesia
  • Program-program baru di 2021, seperti Kampus Merdeka, program vokasi, dan program prestasi, dan beasiswa kebudayaan

2. Proses seleksi menjadi lebih sederhana

3. Ada empat program Kampus Merdeka yang didukung LPDP di tahun 2021, yaitu:

  • Kampus Mengajar
  • Magang dan Studi Independen Bersertifikat
  • pertukaran Mahasiswa Merdeka
  • Mobilitas Internasional Mahasiswa

Episode 11: Kampus Merdeka Vokasi

1. 2 Fokus Utama

Dana Kompetitif (Competitive Fund) Rp 90 Miliar

  • SMK – D2 Jalur Cepat
  • Peningkatan Prodi D3 Menjadi Sarjana Terapan (D4)

Dana Pendanaan (Matching Fund) Rp 180 Miliar

  • Pengembangan Pusat Uggulan Teknologi (PUT)
  • Hilirisasi Produk Riset terapan
  • Startup Kampus Vokasi yang dibangun bersama Dunia Kerja

2. Dukungan Transformasi D3 Menjadi Sarjana Terapan (D4)

D3 Saat ini

  • Sarjana & Prasarana
  • Peralatan Laboratorium
  • Dosen
  • Tenaga Kependidikan
  • Mahasiswa
  • Akreditasi

Perubahan

  • Kurikulum D4 bersinergi dengan Dunia kerja
  • Penambahan jumlah mitra Dunia Kerja dan kualitas kemitraan

Level Program Lebih Tinggi

  • Lulusan memiliki kualifikasi kompetensi yang lebih tinggi
  • Lulusan lebih mudah terserap dunia kerja

3. Dana Pendanaan Kampus Vokasi

Mengintegrasikan ekosistem riset terapan dengan Dunia Kerja dan Mengakui kesetaraan hasil riset terapan dengan karya ilmiah. Pengembangan Pusat Unggulan Teknologi PUT merupakan perwujudan pusat penelitian dan pengembangan serta kurikulum pendidikan di PTN yang selaras dengan dunia kerja. PENDANAAN 3:1 Cash atau in-kind Hiliriasi Produk Riset Terapan Kerja sama hiliriasi penelitian terapanpada PTN dan PTS untuk tujuan komersialisasi/membantu mengatasi masalah spesifik yang dihadapi masyarakat/Dunia Kerja. PENDANAAN 1:1 Cash atau in-kind Startup Kampus Vokasi Menumbuhkembangkan bisnis berbasis iptek dan wirausaha pada PTN dan PTS yang dilakukan oleh pendidikan tinggi vokasi, melalui pendanaan perusahaan startup PENDANAAN 1:1 Cash atau in-kind Merdeka Belajar Episode 11

Episode 12: Sekolah Aman Berbelanja bersama SIPLah

Tahun 2019, Kemendikbud merilis Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) SIPLah adalah sistem elektronik yang dapat digunakan sekolah untuk melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara daring yang anggarannya bersumber dari dana BOS Pada 2021, SIPLah bertransformasi untuk menyediakan pengalaman berbelanja dan berjualan yang lebih baik

Sekolah Aman Berbelanja

  • Alur pembelajaran dijami sesuai dengan peraturan yang berlaku
  • Lebih banyak pilihan mitra pasar dan penyedia
  • Lebih banyak pilihan mitra pengiriman
  • Fitur-fitur yang lebih lengkap, termasuk pembatalan transaksi, adua, serta dashboard pemantauan status transaksi

Penyedia Nyaman Berjualan

  • Proses pendaftaran penyedia dalam 1×24 jam
  • pengecekan pembayaran otomatis
  • Pembayaran diterima 1×24 jam setelah sekolah membayar

Merdeka Belajar Episode 12

Merdeka Belajar Episode 13: Merdeka Berbudaya dengan Kanal Indonesiana

Pertama kalinya di Indonesia kanal yang khusus menayangkan kekayaan seni dan budaya

  1. Kanal Indonesia bermitra dengan masyarakat serta pelaku dan komunitas seni budaya
  2. partisipasi masyarakat adalah kunci dalam menciptakan kanal budaya yang inklusif dan relevan, serta menumbuhkan rasa kepemilikan bersama atas kebudayaan

Kanal Indonesiana Merupakan Upaya Mewujudkan Visi Pemajuan Kebudayaan

Sebagai Media promosi budaya yang berkarakter dengan asas gotong royong. Yang merepresentasikan keragaman budaya dapat membentuk masyarakat majemuk yang saling menghargai dan menghormati. Sehingga mewujudkan visi Indonesia bahagia berlandaskan keanekaragaman budaya yang mencerdaskan, mendamaikan, dan menyejahterakan Merdeka Belajar Episode 13

Merdeka Belajar Episode 14: Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual

Peraturan menteri tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi (Permen PPKS) Memiliki 4 tujuan:

  1. Permen PPKS adalah salah satu upaya untuk memenuhi hak setiap WNI atas pendidikan tinggi yang aman
  2. Substansi Permen PPKS memberi kepastian hukum bagi pemimpin perguruan tinggi untuk mengambil langkah tegas
  3. Seluruh kampus di Indonesia menjadi makin teredukasi tentang isu dan hak korban kekerasan seksual
  4. Semangat kolaboratif antara kementrian dan kampus-kampus dalam menciptakan budaya akademik yang sehat dan aman makin kuat

Sasaran Permen PPKS adalah Mencegah dan Menangani Setidaknya 11 Kemungkinan Kejadian Kekerasan Seksual

Sasaran peraturan ini adalah, Mahasiswa, pendidik, Tenaga kependidikan, Warga Kampus, Masyarakat umumyang berinteraksi dengan mahasiswa, pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan Tridharma

Jika Ada Laporan Kekerasan Seksual, perguruan Tinggi Wajib Melakukan Penanganan yang Meliputi Keempat Hal di bawah Ini

  • Pendampingan
  • Perlindungan
  • Pemulihan Korban
  • Pengenaan Sanksi Administratif

Merdeka Belajar Episode 14

Merdeka Belajar Episode 15: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar

Kurikulum Merdeka

Dalam pemulihan embelajaran, sekolah diberikan kebebasan menentukan kurikulum yang akan dipilih, yaitu apakah akan menggunakan Kurikulum 2013 secara penuh, Kurikulum Darurat (Kurikulum 2013 yang disederhanakan), atau Kurikulum merdeka Keunggulan Kurikulum Merdeka

  1. Fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Belajar jadi lebih mendalam, bermakna dan menyenangkan
  2. Memberi kemerdekaan lebih kepada peserta didik, guru, dan sekolah dalam memilih pembelajaran yang sesuai
  3. lebih relevan dan Interaktif

Dukungan penerapan Kurikulum Merdeka untuk guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan diberikan berupa penyediaan perangkat ajar yaitu buku teks dan bahan ajar pendukung; pleatihan dan penyedian sumber belajar bagi guru, kepala sekolah, dan pemerintah daerah; dan jaminan jam mengajar dan tunjangan profesi guru

Platform Merdeka Mengajar

Ada tiga jenis kegiatan yang bisa dilakukan guru dengan platform Merdeka mengajar, yaitu Mengajar, Belajar, dan berkarya

    1. Mengajar

Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi badi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka

    1. Belajar

Platform Merdeka Mengajar memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun

    1. Berkarya

Platform Merdeka mengajar mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik pada fitur Bukti Karya Saya, guru dapat membangun portofolio hasil karyanya agar dapat saling berbagi inspirasi dan berkolaborasi Merdeka Belajar Episode 15

Merdeka Belajar Episode 16: Akselerasi dan Peningkatan Pendanaan PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

Pada tahun 2022, Pemerintah melanjutkan reformasi kebijakan utuk Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD), Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan (BOP Kesetaraan), dan bantuan Operasional Sekolah (BOS), dimana:

  1. Nilai satuan biaya BOP PAUD bervariasi sesuai dengan karakteristik daerah
  2. Penyaluran BOP PAUD dan BOP Kesetaraan langsung ke satuan pendidikan
  3. Penggunaan BOP PAUD dan BOP Kesetaraan yang fleksibel
  4. Perencanaan dan pelaporan BOS menggunakan ARKAS sebagai aplikasi tunggal

Merdeka Belajar Episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah

Dalam 30 tahun terakhir, 200 bahasa daerah di dunia punah. Di Indonesia terdapat sekitar 718 bahasa daerah, namun banyak yang kondisinya terancam punah dan kritis. Penyebab bahasa daerah punah adalah penutur sejati yang tak lagi menggunakan dan mewariskan bahasanya ke generasi berikutnya. Sebagai upaya pelestarian dan perlindungan, Kemendikbudristek meluncurkan Merdeka Belajar Episode Ketujuhbelas yang berfokus pada revitalisasi bahasa daerah dengan sasaran:

  1. 38 bahasa daerah yang berasal dari 12 provisni, yaitu: Sumatra Utara, Kalimantan tengah, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa tenggara Timur, maluku, maluku Utara, dan Papua
  2. 1.491 komunitas/pegiat dengan melibatkan keluarga para maestro dan pegiat perlindungan bahasa
  3. 1.563.720 siswa dan 12.236 sekolah
  4. 29.370 guru, 17.955 kepala sekolah, dan 1.175 pengawas

Ada tiga model revitalisasi yang dilakukan, yaitu:

  1. Model A, dilakukan pada bahasa daerah yang daya hidup bahasanya masih aman, penutur mmasih banyak, dan masih digunakan sebagai bahasa dominan dalam masyarakat
  2. model B, dilakukan pada bahasa daerah yang daya hidup bahasanya tergolong rentan, jumlah penutur relatif banyak, dan bahasa digunakan secara bersaing dengan bahasa-bahasa daerah lainnya
  3. Model C, dilakukan pada bahasa daerah yang daya hidup bahasanya mengalami kemunduran, terancam punah, atau kritis, dan jumlah penutur sedikit dengan sebaran terbatas

Merdeka Belajar Episode 17

Merdeka belajar Episode 18: Merdeka Berbudaya dengan Dana Indonesiana

Dana Indonesiana merupakan dana abadi kebudayaan, artinya:

  1. Dana pokok dari Dana indonesiana tidak akan pernah digunakan dan akan diinvestasikan selamanya
  2. Dana pokok tersebut akan ditambah dan diakumulasikan dari tahun ke tahun
  3. Hasil pengelolaan atau bunga dari dana pokok tersebut setiap tahunnya digunakan untuk mendukung kegiatan pemajuan kebudayaan

Penggunaan hasil pengembangan Dana Indonesiana berorientasi jangka panjang untuk kemajuan sektor kebudayaan secara keseluruhan, mencakup:

  1. dukungan pada organisasi, Lembaga, dan ruang budaya, bukan saja untuk kegiatan budaya tertentu
  2. Dukungan pada produksi dan distribusi karya baru untuk meningkatkan keragaman ekspresi
  3. Dukungan karya yang berpotensi berkiprah di panggung internasional
  4. Dukungan kajian/riset untuk mengembangkan dan memanfaatkan warisan budaya

5 kategori dukungan Dana Indonesiana:

  1. Dukungan Institusional: Keberlanjutan Organisasi; Pendayagunaan Ruang Publik; Event/Inisiatif Strategis;
  2. Dukungan Produksi: Ekspresi dan penciptaan Karya Kreatif/Pengetahuan
  3. Preservasi: Dokumentasi karya/Pengetahuan dan Maestro
  4. Distribusi Internasional
  5. Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan

Merdeka Belajar Episode 18

Merdeka Belajar Episode 19: Rapor Pendidikan Indonesia

1. Apa itu Rapor Pendidikan Indonesia

Rapor pendidikan diluncurkan untuk membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan mempelajari kondisi masing-masing dan melakukan perbaikan. Platform ini menyajikan hasil asesmen nasional dan data lain mengenai capaian hasil belajar satuan pendidikan ke dalam suatu tampilan terintegrasi. Rapor Pendidikan menyajikan ionformasi mengenai kualitas dan ketimpangan secara sederhana dan mudah dipahami

2. Isi rapor Pendidikan

Rapor Pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang merefleksikan 8 standar Nasional pendidikan dan mencakup area yang berkaitan dengan input, proses dan output pembelajaran Input: standar GTK, Standar Sarpras, Standar Pembiayaan Proses: Standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pengelolaan Output: standar Kompetensi Lulusan

3. Perbedaan evaluasi pendidikan dahulu dengan sekarang

dahulu

  • berbagai sumber dan melakukan pengisian borang berkali-kali
  • Hasilnya evaluasi yang beragam
  • mengukur beragam hal

sekarang

  • Hanya AN dan Dapodik serta tidak ada pengisian borang-borang tambahan lagi
  • Evaluasi hanya satu
  • mengukur hal yang kunci, yaitu mutu dan pemerataan hasil belajar

4. Cara mengakses Rapor Pendidikan

Sekolah dan Dinas Pendidikan, dengan mengaktivasi akun pembelajaran di belajar.id Masyarakat, dengan mengakses dan mempelajari capaian satuan pendidikan dan daerah di raporpendidikan.kemdikbud.go.id/app Merdeka Belajar Episode 19

Merdeka Belajar Episode 20: Praktisi Mengajar

Kemendikbudristek mengundang perguruan tinggi untuk membuka mata kuliah bagi praktisi yang tertarik mengajar. Pada program ini:

    1. Praktisi mengajar bersama dosen, dan membantu perencanaan bahan ajar, serta me;akukan evaluasi di mata kuliah yang sudah ada. praktisi tidak membuat mata kuliah sendiri. Praktisi membantu dosen meningkatkan kualitas pembelajaran di mata kuliah yang sedang direncanakan
    2. Honor praktisi didanai oleh Kemendikbudristek, dan dananya langsung dikirim ke praktisi. Adapun honor praktisi berkisar anatara Rp 900 riu – 1,4 juta per jam, dihitung berdasarkan engalaman kerja dan sesuai Standar Biaya Umum yang berlaku
    3. Tersedia Rp 140 miliar untuk >2.500 mata kuliah di bawah naungan Kemendikbudristek

Praktisi dengan pengalaman mengajar dianjurkan untuk meningkatkan partisipaso dengan mengikuti kolaborasi intensif Kolaborasi Pendek

    1. Mengajar 4-10 jam per semester (minimal 2 kali pertemuan)
    2. Hanya terlihat dalam pengajaran Hanya untuk praktisi ang belum pernah mengajar di mata kuliah Praktisi mengajar maks. 2 mata kuliah. Dosen boleh mengundang maks 2 praktisi per mata kuliah

Kolaborasi Intensif terlibat end-to-end

  1. Mengajar 15-41 jam per semester
  2. Wajib terlibat dalam perencanaan dan evaluasi Untuk praktisi yang belum dan sudah ernah mengajar mata kuliah. Praktisi mengajar dalam maks 1 mata kuliah. Dosen boleh mengundang maks 1 praktisi per mata kuliah

Bagaiamana cara mengajukannya?

  1. Dosen dan praktisi setuju bermitra, lalu mengajukan proposal bersama
    • Dosen bisa mencari praktisi secara mandiri atau melihat pangkalan data praktisi di situs Praktisi Mengajar
    • pendaftaran mata kuliah dilakukan oleh dosen. Praktisi memberikan data diri dan dokumen pendukung kepada dosen
  2. Kemendikbudristek melakukan seleksi
    • Pengulas memeriksa dan menyeleksi proposal mata kuliah
    • Mata kuliah yang diterima akan dipublikasikan
  3. Kemendikbudristek mendanai kolaborasi
    • Dana akan dikirimkan langsung ke praktisi setelah laporan diterima

Merdeka Belajar Episode 20

Merdeka Belajar Episode 21: Dana Abadi Perguruan Tinggi

Pokok kebijakan Dana Abadi Perguruan Tinggi

  1. Pendanaan pendidikan tinggi perlu ditingkatkan agar kampus-kampus dapat bersaing di tingkat dunia,
  2. Guna meningkatkan pendanaan, dilakukan kolaborasi penggalangan yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta,
  3. Kolaborasi yang kuat akan memberi Indonesia kesempatan untuk mengejar ketertinggalan pendanaan di pedidikan tinggi
  4. LPDP sudah menyiapkan dana abadi sebesar Rp 7 triliun yang bunganya akan disalurkan kepada Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) yang berhasil menggalang dana dari masyarakat, Total bunga yang disalurkan kepada PTNBH yang berhasil meningkatkan dana abadinya:
    • 2022: Rp 455 miliar
    • 2023: Rp 350 miliar
    • 2024: Rp 500 miliar

Program dana abadi perguruan tinggi ditargetkan untuk PTNBH sebagai badan hukum yang dapat mengelola aset finansial secara independen, yaitu: Merdeka Belajar Episode 21

Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Transformasi seleksi masuk erguruan Tinggi Negeri (PTN) dibutuhkan untuk menyambung transformasi kebijakan yang teah dilakukan di pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan tinggi. Tiga kebiijakan Merdeka Belajar Episode (22):

  • Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi Seleksi nasional berdasarkan prestasi berfokus pada pemberian penghargaan yang tinggi atas kesuksesan pembelajaran yang menyeluruh di pendidikan menengah.
  • Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Seleksi nasional berdasarkan tes kini berfokus pada pengukuran kemampuan penalaran dan pemecahan masalah
  • Seleksi Secara Mandiri oleh PTN Pemerintah mengatur agar seleksi secara mandiri oleh PTN diselenggarakan dengan lebih transparan

Perubahan aturan seleksi masuk PTN ini mulai dilaksanakan untuk proses seleksi mahasiswa baru PTN pada tahun 2023 mendatang Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Selengkapnya: Sekarang, Masuk PTN Lebih Mudah Dengan Transformasi Seleksi Masuk Sumber Merdeka Belajar Kemdikbud RI

Merdeka Belajar Episode 23: Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia

Untuk melengkapi berbagai program penguatan literasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Episode Ke-23: Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia. Program tersebut berfokus pada pengiriman buku bacaan bermutu untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) yang disertai dengan pelatihan bagi guru.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa terobosan Merdeka Belajar Episode ke-23 diluncurkan untuk menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi anak-anak Indonesia akibat rendahnya kebiasaan membaca sejak dini.

Ditambahkan Mendikbudristek, program pengiriman buku ke sekolah bukan kebijakan yang baru dilakukan Kemendikbudristek. Kali ini, Kemendikbudristek menghadirkan terobosan untuk sejumlah hal, mulai dari jumlah eksemplar, jumlah judul buku, jenis buku yang dikirimkan, pendekatan yang dilakukan dalam mendistribusikan buku, sampai pemilihan sekolah yang menjadi penerima pengiriman buku.

Buku bacaan bermutu dapat diakses publik secara gratis melalui platform digital berikut

1. Buku Digital Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra

Budi Kemdikbud adalah platform digital literasi bahasa Indonesia yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Platform ini menyediakan berbagai bahan bacaan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan pembaca, mulai dari buku cerita anak, buku nonfiksi, hingga artikel pendek.

Budi Kemdikbud dapat diakses secara gratis melalui laman web atau aplikasi mobile. Laman web Budi Kemdikbud dapat diakses di https://budi.kemdikbud.go.id/. Aplikasi mobile Budi Kemdikbud dapat diunduh melalui Google Play Store atau App Store.

Bahan bacaan yang tersedia di Budi Kemdikbud dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Bahan bacaan tersebut dikemas dengan menarik dan informatif, sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi bahasa Indonesia.

Selain menyediakan bahan bacaan, Budi Kemdikbud juga menyediakan berbagai fitur yang dapat mendukung kegiatan literasi. Fitur-fitur tersebut antara lain:

  • Fitur pencarian yang memudahkan pengguna untuk menemukan bahan bacaan yang diinginkan.
  • Fitur bookmark yang memudahkan pengguna untuk menyimpan bahan bacaan yang ingin dibaca nanti.
  • Fitur komentar yang memungkinkan pengguna untuk berdiskusi tentang bahan bacaan yang dibaca.

2. Buku Nonteks Pusat Perbukuan

3. Literacy Cloud

Literacy Cloud adalah sebuah platform digital yang dikembangkan oleh Room to Read, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pendidikan anak-anak di negara berkembang. Platform ini menyediakan akses kepada buku cerita anak-anak berkualitas tinggi dalam bahasa lokal, serta materi pelatihan profesional untuk guru dan pencipta buku anak-anak.

Literacy Cloud diluncurkan pada tahun 2018 dan saat ini tersedia di lebih dari 20 bahasa. Platform ini telah digunakan oleh lebih dari 100.000 anak dan guru di seluruh dunia.

Buku cerita anak-anak yang tersedia di Literacy Cloud ditulis oleh penulis lokal dari berbagai negara. Buku-buku ini disesuaikan dengan budaya dan konteks lokal, sehingga lebih relevan dan menarik bagi anak-anak.

Materi pelatihan profesional yang tersedia di Literacy Cloud dirancang untuk membantu guru meningkatkan keterampilan mereka dalam mengajar membaca dan menulis. Materi ini mencakup berbagai topik, seperti metode pengajaran, strategi penilaian, dan pengembangan literasi.

Literacy Cloud telah memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi anak di dunia. Platform ini telah membantu anak-anak untuk mengembangkan keterampilan membaca dan menulis mereka, serta meningkatkan minat mereka terhadap buku-buku.

Di Indonesia, Literacy Cloud telah digunakan oleh lebih dari 1.000 anak dan guru. Platform ini telah membantu meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia, serta meningkatkan kualitas pengajaran membaca dan menulis di sekolah-sekolah.

4. Let’s Read

Materi pelatihan daat diakses secara mandiri oleh guru dan kepala sekolah melalui

Platform Merdeka Belajar

Platform Merdeka Mengajar (PMM) adalah platform edukasi yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2022. PMM bertujuan untuk mendukung guru dalam meningkatkan kompetensinya, mengembangkan praktik mengajar yang inovatif, dan berkarya untuk menginspirasi rekan sejawat.

Tautan: Guru Kemdikbud

PMM menyediakan berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan oleh guru, antara lain:

  • Pelatihan mandiri yang dapat diikuti oleh guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam berbagai bidang, seperti pedagogi, literasi, numerasi, dan keterampilan abad ke-21.
  • Referensi perangkat ajar, seperti alur tujuan pembelajaran, modul ajar, dan bahan ajar lainnya, yang dapat digunakan oleh guru untuk mengembangkan praktik mengajar yang inovatif.
  • Fasilitas untuk berkarya, seperti berbagi praktik mengajar, ide pembelajaran, dan karya lainnya, yang dapat digunakan oleh guru untuk menginspirasi rekan sejawat.

Merdeka Belajar Episode 23 Buku Bacaan Bermutu Literasi Indonesia

Merdeka Belajar Episode 24: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Merdeka Belajar Episode 24: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Merdeka Belajar Episode ke-24 merupakan kebijakan yang mendasari transisi PAUD ke SD/MI/sederajat yang menyenangkan, yang akan dimulai sejak tahun ajaran baru. Oleh karena itu, ada tiga target capaian yang harus dilakukan satuan pendidikan.

Pertama, satuan pendidikan perlu menghilangkan tes calistung dari proses PPDB pada SD/MI/sederajat. Hal ini dilakukan karena setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar. Selain itu, tes calistung juga telah dilarang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan; serta Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1 Tahun 2021, tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

Selanjutnya, pada target capaian kedua, satuan pendidikan perlu menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama. Satuan PAUD dan SD/MI/sederajat dapat memfasilitasi anak serta orang tua untuk berkenalan dengan lingkungan belajarnya sehingga peserta didik baru dapat merasa nyaman dalam kegiatan belajar. Kemudian, satuan PAUD dan SD/ MI/ sederajat juga diharapkan dapat mengenal peserta didik lebih jauh melalui kegiatan belajar sehingga pembelajaran yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

Pada target capaian ketiga, satuan pendidikan di PAUD dan SD/ MI/ sederajat perlu menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak yaitu mengenal nilai agama dan budi pekerti; keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi; kematangan emosi untuk kegiatan di lingkungan belajar; kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar seperti kepemilikan dasar literasi dan numerasi; pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri; dan pemaknaan terhadap belajar yang positif.

Merdeka Belajar Episode 25: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Merdeka Belajar Episode 25: Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Di Lingkungan Satuan Pendidikan

Merdeka Belajar Episode 25 menjadi episode penting dalam transformasi pendidikan Indonesia. Diluncurkan pada 8 Agustus 2023, episode ini berfokus pada upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan (PPKSP). Melalui episode ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengeluarkan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Permendikbudristek PPKSP).

Merdeka Belajar Episode 26: Transformasi Standar Nasional dan akreditasi Pendidikan Tinggi

Merdeka Belajar Episode 26: Transformasi Standar Nasional dan akreditasi Pendidikan Tinggi

Pada tanggal 29 Agustus 2023, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Episode 26 yang bertajuk “Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi”. Ini merupakan kebijakan terbaru dalam rangkaian program Merdeka Belajar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Fokus Merdeka Belajar Episode 26

Merdeka Belajar Episode 26 berfokus pada tiga poin utama:

  • Transformasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi: Standar nasional pendidikan tinggi yang semula berjumlah 39 kini disederhanakan menjadi 8 saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada perguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum dan program studi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan zaman.
  • Akreditasi Perguruan Tinggi yang Berbasis Outcome: Sistem akreditasi perguruan tinggi kini lebih berfokus pada hasil pembelajaran (outcome) dibandingkan dengan input dan proses. Perguruan tinggi akan dievaluasi berdasarkan kompetensi dan keterampilan yang dikuasai oleh lulusan mereka.
  • Otonomi Perguruan Tinggi: Perguruan tinggi diberikan otonomi yang lebih besar dalam mengatur penyelenggaraan pendidikan tinggi. Hal ini dilakukan untuk mendorong inovasi dan kreativitas dalam penyelenggaraan pendidikan.
SBMPTN 2023 dan 2022, Apa Perbedaannya?

SBMPTN 2023 dan 2022, Apa Perbedaannya?

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim telah mengumumkan bahwa seleksi nasional berdasarkan tes atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2023 memiliki sejumlah aturan baru.

Apa saja perbedaan aturan SBMPTN 2022 dengan 2023?

Aturan seleksi nasional berdasarkan tes terbaru tertuang dalam Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.

Perbedaan Aturan SBMPTN 2023 dengan SBMPTN 2022

SBMPTN 2022

  • Siswa yang mengikuti SBMPTN 2022 wajib menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA), Tes Potensi Skolastik (TPS), dan Tes Bahasa Inggris.
  • Peserta SBMPTN 2022 dibagi ke dalam 3 kelompok ujian sesuai program studi yang dipilih, yaitu:
    1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi).
    2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
    3. Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek, dan TKA Soshum.
  • Materi dalam SBMPTN 2022 cenderung berfokus pada hafalan, bukan penalaran.

SBMPTN 2023 atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes

Untuk sbmptn 2023, pemerintah merubah nama menjadi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes

  • TKA dihapuskan sehingga peserta tidak lagi berfokus pada mata pelajaran sesuai dengan kelompok-kelompok ujian (Soshum, Saintek dan Campuran) di seleksi masuk PTN.
  • Materi tes berfokus pada pada TPS (Tes Potensi Skolastik) untuk mengukur kemampuan siswa dalam beberapa hal, yaitu:
    1. Potensi kognitif
    2. Penalaran matematika
    3. Literasi dalam bahasa Indonesia
    4. Literasi dalam bahasa Inggris
  • Seleksi Nasional Berdasarkan Tes lebih menekankan penalaran ketimbang hafalan.

Penyelenggaraan SBMPTN 2023

Pada pasal 11 ayat 1 Permendikbud Nomor 48 Tahun 2022. Pelaksanaan seleksi nasional berdasarkan tes dilakukan pada semester akhir tahun ajaran berjalan.

Dan untuk hasil seleksi nasional berdasar tes  diumumkan setelah pengumuman kelulusan pendidikan menengah di tahun ajaran berjalan.

Jadi, saat pelaksanaan tes siswa masih berstatus siswa pendidikan menengah

Aturan Terbaru pada SBMPTN 2023

Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022, dijelaskan sejumlah peraturan baru mengenai skema SBMPTN 2023. Berikut penjabarannya.

1. Calon mahasiswa dapat mengikuti tes SBMPTN sebanyak 2 kali
Jadi, SBMPTN dilaksanakan beberapa kali dalam tahun berjalan dan setiap calon mahasiswa dapat menempuh paling banyak 2 kali tes. Ketentuan ini tercantum pada pasal 6 ayat 3.

2. PTN bebas menambahkan persyaratan tambahan portofolio untuk Prodi Seni dan Olahraga
PTN bebas untuk menambahkan persyaratan mengenai portofolio untuk Prodi yang membutuhkan keterampilan fisik, seperti Seni dan Olahraga. Namun, pihak PTN tetap harus mengajukan penambahan persyaratan kepada Kementerian. Aturan ini tersemat dalam pasal 7 ayat 2.

Jumlah Kuota SBMPTN 2023

Daya tampung SBMPTN 2023 atau seleksi nasional berdasarkan tes tercantum dalam pasal 15 ayat 3 Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022. Jumlah kuota antara PTN dan PTN Badan Hukum (PTN-BH) dibedakan.

Bagi SBMPTN di kampus PTN, daya tampung minimalnya 40 persen. Sementara itu, daya tampung kampus PTN-BH di SBMPTN 2023 yaitu minimal 30 persen.

Pada pasal 16 ayat 2 juga disebutkan, jika kuota SNMPTN tidak terpenuhi, maka bisa dialihkan ke SBMPTN.

Syarat peserta SBMPTN 2023

Persyaratan peserta SBMPTN sebagai berikut:

  1. Siswa tahun terakhir pada pendidikan menengah yang akan lulus pada tahun berjalan.
  2. Lulusan pendidikan menengah paling lama 3 tahun terakhir.

Nah, itulah informasi mengenai perbedaan SBMPTN 2022 dan 2023. Untuk dokumen tentang Seleksi Nasional berdasarkan prestasi atau tes, kamu bisa mengunduk pada link ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang sedang membutuhkan informasi tentang SBMPTN 2023 atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes.

Sehingga kamu dapat mempersiapkan diri agar lolos seleksi di PTN tujuan favoritmu.

Sedangkan untuk seleksi jalur SNMPTN dan Mandiri PTN akan dijelaskan pada artikel berikutnya. Jadi pastikan kamu selalu update tentang jalur seleksi masuk PTN di BIC

BIC – Brawijaya Intensive Centre, merupakan lembaga bimbingan belajar yang akan membantu kamu mempersiapkan diri untuk seleksi masuk PTN atau Sekolah Kedinasan Pemerintah.

Jadi kamu yang merasa kurang yakin untuk lolos seleksi, segera bergabung di BIC agar dapat lolos seperti para bavers sebelumnya.

Sumber: Calon Mahasiswa, Ini Bedanya Aturan SBMPTN 2022 dan SBMPTN 2023

Apa Itu Tes Potensi Skolastik (TPS)? Tipe Soal Yang Digunakan Pada SBMPTN 2023

Apa Itu Tes Potensi Skolastik (TPS)? Tipe Soal Yang Digunakan Pada SBMPTN 2023

Pada tanggal 7 September 2022, Kementrian Pendidikan , Kebudayan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI mengumumkan perubahan skema Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Terdapat istilah TPS yang sempat diutarakan pada saat menjelaskan tentang transformasi model seleksi masuk perguruan tinggi.

Ini merupakan salah satu hal tentang Merdeka Belajar episode 22 yang di publikasikan melalui saluran Youtube Kemendikbud

Apa Itu TPS (Tes Potensi Skolastik)?

Tes Potensi Skolastik atau tps adalah tes yang mengukur kemampuan kognitif yang mencakup penalaran umum dan kemampuan pemahaman (kognitif). Kemampuan kognitif sendiri mencakup penalaran umum dan kemampuan pemahaman. Maka, pada dasarnya materi TPS UTBK masih dalam ruang lingkup keduanya.

Apakah kemampuan kognitif ini sesuatu yang baru? Sebenarnya tidak juga. Disadari atau tidak, kita sudah mengeksplorasi kemampuan ini selama sekolah. Itulah sebabnya, jangan merasa terintimidasi dulu dengan materi TPS UTBK, ya!

Jadi, pada dasarnya materi Tes Potensi Skolastik UTBK masih dalam ruang lingkup keduanya.

Jenis-Jenis Soal Tes Potensi Skolastik

Setelah mengetahui apa itu TPS, pertanyaan selanjutnya, apa saja sih jenis-jenis soalnya? Buat yang belum tahu, ada 4 pembagian sub tes pada Tes Potensi Skolastik (TPS), yaitu:

1. Penalaran Umum

Penalaran Umum terdiri dari tiga subtopik di antaranya:

  1. Kesesuaian pernyataan, dimana kita harus memahami isi tabel/ teks/ grafik/ diagram sesuai dengan konteks pada teks.
  2. Simpulan logis, dimana kita harus membuat kesimpulan logis akan sesuatu yang akan mungkin terjadi berdasarkan teks
  3. Penalaran Analitik, dimana kita harus menganalisis dan menjawab soal berdasarkan pada data yang telah disediakan.

2. Pengetahuan Kuantitatif

Ada empat jenis soal TPS untuk pengetahuan kuantitatif, yaitu:

  1. Pilihan ganda, berlaku untuk soal logika dasar atau matematika level dasar.
  2. Pertanyaan dengan informasi pilihan (1), (2), (3), dan (4).
  3. Pertanyaan dengan dua informasi, dimana kita wajib melakukan analisis informasi (analisis kecukupan data) yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan.
  4. Analisis perbandingan dua nilai, ini merupakan suatu informasi dengan dua variabel, dimana kita harus menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut (jadi kita harus mencari nilai salah satu variabel berdasarkan variabel yang lainnya dan informasi yang diberikan).

3. Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Ada empat jenis soal Tes Potensi Skolastik di bagian ini dengan dua jenis soal dalam Bahasa Inggris dan ada dua jenis soal lainnya dalam Bahasa Indonesia.

  1. Pada soal Bahasa Inggris, kita wajib untuk memahami inti bacaan dan membuat kesimpulan berdasarkan pada informasi di sebuah teks.
  2. Pada soal Bahasa Indonesia, kita menghadapi berbagai soal tentang ide pokok, kelebihan, kelemahan paragraf, simpulan, penulisan kata, hubungannya antar paragraf, makna kata, tanda baca, kata ganti, konjungsi, dan kalimat efektif.

4. Memahami Bacaan dan Menulis

Jenis soal TPS UTBK di bagian ini terdiri dari dua topik yaitu:

Pemahaman isi bacaan, dimana kemampuan kita untuk membaca dan memahami teks secara utuh untuk diuji.
Penalaran kebahasaan yang menguji pemahaman kita terkait dengan kaidah penulisan dalam Bahasa Indonesia secara baik dan benar.

4 Perbedaan TPS dan TPA

1. Bentuk Tes

Perbedaan pertama antara TPA dan TPS adalah soal-soal yang diujikan pada TPS berupa penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan pemahaman umum, dan pengetahuan kuantitatif.

Sementara itu, untuk TPA adalah Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

2. Materi yang Harus Dikuasai

Untuk menaklukkan TPA, kamu setidaknya harus mempelajari materi pelajaran dan pengetahuan umum. Kemudian untuk TPS, materi yang berkaitan dengan penalaran dan logika.

3. Batas Waktu

Dalam pengerjaan TPA dan TPS, ada batas waktu yang mesti dipahami. Untuk masing-masing sub-TPS diberikan jatah waktu antara 25 sampai 35 menit. Lalu, sub-TPA Saintek sekitar 22,5 menit dan TPA Soshum sekitar 18 menit.

Waktu pengerjaan TPA dan TPS dibagi berdasarkan pilihan jurusan yang kamu ambil. Masing-masing pengerjaan TPS dan TPA saintek dan soshum akan diberi waktu 180 menit. Kecuali, kamu memilih kelompok ujian campuran akan mendapat waktu pengerjaan tes selama 255 menit.

4. Banyak Soal

Kamu akan mengerjakan soal TPS sejumlah 80 soal, sedangkan untuk TPA terbagi menjadi dua; yaitu TPA Saintek 80 soal dan TPA Soshum 100 soal.

exam

Tips & Trik Mengerjakan Soal TPS

Berikut ada Tips & Trick untuk mengerjakan TPS Penalaran umum nih, penasaran ? Intip yuk!

  1. Kesesuaian Pernyataan
  • Usahakan terliti dan gunakan penalaran
  • Harus focus
  • Membaca secara cermat dan cepat, tidak perlu keseluruhan
  • Cari kalimat yang maknanya sama dengan teks
  • Pilih jawaban yang diyakini benar
  • Pilihan jawaban memiliki makna yang sama dengan pernyataan dalam teks
  1. Simpulan Logis
  • Setiap penarikan kesimpulan gunakan logika matematika
  • Kata kunci dalam mengerjakan soal ini adalah ketelitian dan penalaran yang baik.
  • Membaca secara cermat dan cepat. Tidak perlu membaca keseluruhan teks.
  • Pahami paragraf yang ditanyakan pada soal.
  • Sesuaikan kalimat pada pilihan jawaban dengan pernyataan-pernyataan yang terdapat pada teks.
  1. Penalaran Analitik
  • Untuk soal-soal PERBANDINGAN yang biasanya memiliki ciri-ciri memuat kata “lebih” atau “daripada”, solusi termudahnya adalah dengan “digambar/ditulis”. Selain digambar, peserta juga dapat mengurutkan dengan menggunakan nomor 1-6 (dimulai dari nilai tertinggi hingga terendah).
  • Untuk mengetahui urutan posisi tertentu, peserta dapat mengurutkan dengan menggunakan nomor 1-6 (bergantung jumlah posisi) sesuai dengan urutan orang tersebut. Selain itu, peserta juga dapat menggunakan inisial nama tokoh dalam bacaan untuk mempermudah penggambaran posisi.
  • Untuk menyimpulkan suatu pernyataan, hal yang dapat dilakukan adalah membuat poin-poin dari pernyataan A, pernyataan B, dan seterusnya.

Contoh Soal

1. Terdapat 6 atlet lompat tinggi : A, B, C, D, E, dan F. Atlet A mampu melompat lebih tinggi dari B. Lompatan D dan F sama tingginya. Lompatan C lebih tinggi daripada E. Jika lompatan D lebih tinggi daripada A, maka …

a. A hanya dikalahkan oleh D
b. F meloncat lebih tinggi daripada C
c. F meloncat lebih tinggi daripada B
d. D meloncat lebih tinggi daripada B
e. D meloncat lebih tinggi dari semuanya

2. Jika p = 2q – 1, q = r + 2 dan r = 3, maka yang benar adalah …

a. p < q < r
b. p < r < q
c. q < r < p
d. r < p < q
e. r < q < p

3. Jika 2 adalah satu-satunya akar persamaan kuadrat 1/4x^2 + bx + a = 0, maka nilai a + b adalah …(^ = pangkat

a. 32
b. 2
c. 0
d. 2
e. 32

4. 4, 4, 11, 9, 18, 16, 25, . . .

a. 25
b. 28
c. 32
d. 36
e. 40

5. 14, 19, 26, 36, 50, 67, 86,…

a. 101
b. 102
c. 103
d. 107
e. 109

6. 26, 20, 32, 8, 56, -40,….

a. -80
b. 66
c. 152
d. 158
e. 168

7. 30% dari 70 sama dengan berapa % dari 200 ?

a. 8,5
b. 10
c. 10,5
d. 12,5
e. 16

8. Jika di Desa Sukamaju ada panen raya, ibu-ibu berkumpul memasak kue tradisional untuk seluruh warga desa. Di Desa Sukamaju ada panen raya.
Simpulan yang tepat adalah …

a. Ibu-ibu berkumpul memasak kue tradisional untuk merayakan musim panen
b. Ibu-ibu berkumpul memasak kue tradisional untuk seluruh warga desa
c. Ibu-ibu memasak kue tradisional dari hasil panen raya di Desa Sukamaju
d. Ibu-ibu berkumpul memasak kue tradisional untuk warga Desa Sukamaju setiap bulan
e. Ibu-ibu memasak kue tradisional untuk dibagikan di panen raya

9. Lima peserta ujian, yaitu Q, R, S, T, U, mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri. Nilai Tes Potensi Akademik (TPA) mereka sebagai berikut. Nilai U lebih tinggi dari R, tetapi U lebih rendah dari S. Nilai R lebih tinggi dari Q dan T lebih rendah dari Q. Dari data tersebut, peserta dengan nilai TPA tertinggi adalah …

a. Q
b. R
c. S
d. T
e. U

10. 1, 2, 6, ,12, 16, 32, 36, …

a. 38
b. 40
c. 72
d. 76
e. 102

11. Semua sarung bermotif kotak-kotak
Sebagian kebaya adalah sarung.

a. Semua sarung adalah kebaya.
b. Semua kebaya bermotif kotak-kotak.
c. Sebagian kebaya bermotif kotak-kotak.
d. Semua yang bermotif kotak-kotak adalah kebaya.
e. Sebagian yang bermotif kotak-kotak adalah sarung.

12. SUARA berhubungan dengan …. sebagaimana ….. berhubungan dengan PADAM

a. Merdu – Redup
b. Lagu – Gelap
c. Bising – Terbakar
d. Nada – Terang
e. Bisu – Energi

13. Perhatikan pernyataan di bawah!

(1) Rata-rata waktu bermain yang digunakan siswa semakin berkurang
(2) Terjadi peningkatan jumlah tempat wisata di daerah pantai.

Manakah di bawah ini yang menggambarkan hubungan pernyataan (1) dan (2)?

a. Pernyataan (1) adalah penyebab dan pernyataan (2) adalah akibat
b. Pernyataan (2) adalah penyebab dan pernyataan (1) adalah akibat
c. Pernyataan (1) dan (2) adalah penyebab, namun tidak saling berhubungan
d. Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari dua penyebab yang tidak saling berhubungan
e. Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari suatu penyebab yang sama

14. Karyawan pada suatu perusahaan dibedakan menjadi tiga golongan.

Karyawan golongan A akan memperoleh gaji per bulan sebesar sepertiga dari gaji karyawan golongan B, sedangkan karyawan golongan C dibayar per bulan sebesar setengah dari gaji karyawan golongan B.

Penghasilan karyawan golongan C selama 4 bulan akan sama dengan penghasilan karyawan golongan A selama …

a. 8/3 bulan
b. 3 bulan
c. 4 bulan
d. 14/3 bulan
e. 6 bulan

15. (1) Salah satu janji Benigno Aquino dalam kampanye presiden adalah memberantas korupsi yang begitu parah menggerogoti Filipina.

(2) Janji itu ternyata manjur.

(3) Ia terpilih menjadi Presiden Filipina menggantikan Gloria Macapagal-Arroyo.

(4) Diakuinya, tidak mudah membersihkan Filipina dari praktik korupsi.

(5) Apalagi menurut Political and Economic Risk Consultancy, Filipina merupakan negara terkorup keempat dari enam belas negara di Asia Tenggara.

Kalimat yang memuat fakta adalah …

a. Kalimat 1, 3, dan 4
b. Kalimat 1, 3, dan 5
c. Kalimat 4 dan 5
d. Kalimat 1 dan 3
e. Semua kalimat

16. Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi yang pernah menjadi rumah Laksamana Maeda itu memiliki bunker di halaman belakang.

Gagasan utama kalimat tersebut adalah …

a. Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi menjadi rumah Laksamana Maeda.
b. Gedung museum Perumusan Naskah Proklamasi memiliki bunker.
c. Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
d. Rumah Laksamana maeda memiliki bunker di halaman belakang.
e. Museum Perumusan Naskah Proklamasi adalah rumah Laksamana Maeda.

17. Jika 18, a, b, c, d, e, f, g, -6 merupakan barisan aritmatika, maka a + d + g = …

a. 12
b. 18
c. 24
d. 30
e. 36

18. Diketahui sistem persamaan linier

x + y =3
-x + 3y = 1
ax + 4by = 4

Nilai a + 2b adalah…

a. 4
b. 2
c. 0
d. -1
e. -2

19. Suatu pin kartu ATM terdiri dari tiga angka berbeda, tetapi angka pertama tidak boleh nol. Peluang bahwa kartu ATM tersebut mempunyai nomor cantik 123, 234, 345, 567, 678, atau 789 adalah …

a. 3/500
b. 3/448
c. 3/360
d. 3/324
e. 3/343

20. Jika garis y = 2x menyinggung kurva y = x2 + ax + b di titik (2, 4) maka nilai a + b = …

a. 2
b. 3
c. 4
d. 6
e. 8

Nah, itu tadi penjelasan tentang TPS beserta contoh soal. Semoga bermanfaat.

Kenalan Sama Saintek, Soshum dan Linjur

Kenalan Sama Saintek, Soshum dan Linjur

Sebelum memasuki dunia perkuliahan, setiap calon mahasiswa terlebih dahulu diharuskan untuk mengetahui jenis tes dan kelompok studi yang akan dipilih saat mengikuti seleksi.

Di Indonesia, kelompok studi tersebut terbagi ke dalam 3 kelompok, yaitu kelompok Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), dan Linjur atau Campuran. Memahami kelompok-kelompok tersebut sangat penting untuk menentukan jurusan impianmu.

Namun, apa sebenarnya perbedaan dari ketiganya ini?

Apa sih itu Saintek, Soshum dan Linjur?

Berikut ini penjelasannya yang perlu untuk kamu tahu.

1. Saintek

Kita mulai dari saintek, yang merupakan singkatan dari sains dan teknologi yang merupakan kelompok studi yang materi ujiannya berdasarkan mata pelajaran IPA. Umumnya kelompok studi ini menerima para peserta yang berasal dari siswa SMA/MA yang mengambil jurusan IPA.

Contoh jurusan yang masuk dalam kelompok saintek:

  • Biologi
  • Farmasi
  • Kedokteran
  • Kedokteran gigi
  • Kedokteran hewan
  • Kebidanan
  • Keperawatan
  • Gizi
  • Fisika
  • Matematika
  • Statistika
  • Arsitektur
  • Teknik elektro
  • Teknik kimia
  • Teknik pertanian

2. Soshum

Kedua adalah Soshum, yang merupakan singkatan dari sosial dan humaniora. Jika Saintek berdasarkan mata pelajaran IPA, maka untuk Soshum adalah kelompok studi yang materi ujiannya berdasarkan materi IPS. Jurusan yang kamu bisa ambil untuk kelompok Soshum dapat berbeda-beda di setiap Universitas.

Contoh jurusan yang masuk dalam kelompok soshum:

  • Akuntansi
  • Manajemen
  • Ilmu politik
  • Ilmu komunikasi
  • Filsafat
  • Bahasa dan sastra Indonesia
  • Hukum
  • Antropologi
  • Arkeologi
  • Sejarah
  • Hubungan internasional
  • Psikologi
  • Sosiologi
  • Pemerintahan

3. Linjur

Berikutnya adalah linjur, yang merupakan singkatan dan lintas jurusan. Umumnya linjur juga dikenal dengan campuran.

Untuk jurusan kamu dapat memilih jurusan dari saintek dan soshum. Misalnya, pilihan pertamamu merupakan jurusan teknik (Saintek). Kemudian pilihan kedua adalah jurusan manajemen (Soshum). Maka kamu perlu mengikuti kelompok ujian Campuran dan harus mengerjakan tes untuk dua rumpun.

Materi Yang Diujikan

Setiap kelompok studi memiliki materi ujian yang berbeda. Kamu harus tahu materinya pelajarannya apa saja, karena akan sangat membantu kamu di UTBK-SBMPTN nanti.

Mata Pelajaran Umum

Sebelum ke materi kelompok saintek, soshum dan linjur. Terdapat mata pelajaran umum yang wajib dan pasti ada dalam materi ujian. Mata pelajaran itu adalah:

  • Matdas (Matematika Dasar)
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris

Kelompok Saintek

  • Matematika IPA
  • Fisika
  • Kimia
  • Biologi

Kelompok Soshum

  • Ekonomi
  • Geografi
  • Sejarah
  • Sosiologi

Kelompok Linjur/Campuran

Karena kelompok campuran merupakan gabungan dari kelompok Saintek dan Soshum. Tentu materi yang akan diujikan pun merupakan gabungan dari keduanya.
Nah seperti itu penjelasan singkat mengenai kelompok-kelompok yang akan digunakan sebagai persyaratan masuk ke perguruan tinggi. Jangan lupa untuk mempelajari pelajaran yang diujikan jurusan yang akan dipilih.

Jadi, pastikan kamu mencari tahu lebih dulu  sebelum memilih jurusan di Universitas.

Bagi kamu yang ingin lolos masuk universitas, bimbel BIC memiliki program UTBK SBMPTN dan Mandiri yang akan membantu kamu diterima di jurusan favoritmu.

Referensi: Apa Itu Saintek, Soshum, dan Campuran Saat Memilih Jurusan Kuliah?

Bimbel Yogyakarta Online Masuk Perguruan Tinggi

Bimbel Yogyakarta Online Masuk Perguruan Tinggi

Bagi kamu yang berada di Yogyakarta dan bingung mencari bimbingan belajar (bimbel) yang fokus untuk masuk Perguruan Tinggi (PTN/PTS) favorit?

Perkenalkan, kami BIC (Brawijaya Intensive Centre) sebuah lembaga bimbingan belajar yang akan membantu kamu untuk lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi. sudah banyak siswa BIC yang lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di Fakultas/Jurusan yang di impikan. Tidak hanya di Perguruan Tinggi, tetapi juga sekolah kedinasan pemerintah.

Mengapa Harus Memilih BIC?

Ada beberapa alasan mengapa kamu harus memilih BIC sebagai bimbingan belajar

1. Pengajar Yang Profesional

Pengajar (tentor) di BIC merupakan orang-orang pilihan terbaik. Yang merupakan Dosen, Dokter, S2 dan S3 serta profesional yang kompeten dibidangnya.

2. Ribuan Bank Soal

Selain belajar teori, tersedia  juga modul khusus yang berisi kumpulan soal-soal SBMPTN, Mandiri PTN/PTS serta Kedinasan. Yang mana merupakan soal-soal seleksi masuk berbagai jalur masuk. Dan yang paling eksklusif adalah soal-soal tersebut selalu terbaru.

3. Banyak Pilihan Program

Di BIC terdapat banyak pilihan program bimbel.  Mulai dari jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi seperti UTBK SBMPTN dan Mandiri di PTN atau PTS favorit di Indonesia.

Kemudian, jurusan atau program studi seperti jurusan saintek, saintek (kedokteran) dan soshum.

Serta terdapat juga Perguruan Tinggi Kedinasan seperti Akpol, Akmil, STAN, IPDN dan sekolah kedinasan pemerintah lainnya.

Selain program masuk PT, juga terdapat program bimbel pilihan lainnya sesuai kebutuhan kamu seperti program CPNS, PPSD (Program Pendidikan Dokter Spesialis), TOEFL, TPA OTO Bappenas, Psikotes dan BUMN

4. Layanan dan Konsultasi

Tidak hanya belajar untuk persiapan masuk Perguruan Tinggi. Juga ada layanan dan konsultasi siswa yang lengkap. Mulai dari informasi kampus dan sekolah kedinasan, rekomendasi pemilihan bidang jurusan,  psikotes dan ruang cerita siswa,.

5. Kelas Online

Kamu yang berada di Yogyakarta dapat mengikuti bimbel kelas Online (daring). Dengan memanfaatkan teknologi, kamu dapat bertatap muka dengan pengajar secara virtual. Juga tidak perlu khawatir ketinggalan materi bimbel apabila tidak dapat smengikuti kelas. Karena disediakan arsip materi yang dapat diakses secara online.

6. Fasilitas Karantina

Belajar secara daring dirasa kurang fokus? Tenang saja, BIC juga menyediakan fasilitas program karantina untuk pembelajaran offline. Dengan program karantina kamu bisa fokus secara maksimal belajar untuk persiapan seleksi masuk.

Kamu tidak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan dasar selama karantina. Karena semua kebutuhan hidup akan dipenuhi oleh BIC. Mulai dari asrama tempat tinggal, makan, laundry dan bahkan sampai dengan penjemputan dari/menuju tempat belajar

Hubungi Kami

Bagi kamu yang di Yogyakarta Kamu dapat menghubungi kita di

Offline Office BIC
Alamat: Perum Griya Shanta, Jl. Soekarno – Hatta No.320, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141
Telepon/WhatsApp: 0811 300 200
Jam Operasi: 08:30-20:30

Lihat Google Maps

Jangan lupa kunjungi dan follow akun media sosial BIC di

IG: @brawiajayaintensivecentre
Twitter: @bic_id
Youtube: BrawijayaIntensiveCentre

 

Bimbel Kepanjen Online Masuk Perguruan Tinggi

Bimbel Kepanjen Online Masuk Perguruan Tinggi

Bimbel Kepanjen Masuk Perguruan Tinggi

Bagi kamu yang berada di Kepanjen dan bingung mencari bimbingan belajar (bimbel) yang fokus untuk masuk Perguruan Tinggi (PTN/PTS) favorit?

Perkenalkan, kami BIC (Brawijaya Intensive Centre) sebuah lembaga bimbingan belajar yang akan membantu kamu untuk lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi. sudah banyak siswa BIC yang lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di Fakultas/Jurusan yang di impikan. Tidak hanya di Perguruan Tinggi, tetapi juga sekolah kedinasan pemerintah.

Mengapa Harus Memilih BIC?

Ada beberapa alasan mengapa kamu harus memilih BIC sebagai bimbingan belajar

1. Pengajar Yang Profesional

Pengajar (tentor) di BIC merupakan orang-orang pilihan terbaik. Yang merupakan Dosen, Dokter, S2 dan S3 serta profesional yang kompeten dibidangnya.

2. Ribuan Bank Soal

Selain belajar teori, tersedia  juga modul khusus yang berisi kumpulan soal-soal SBMPTN, Mandiri PTN/PTS serta Kedinasan. Yang mana merupakan soal-soal seleksi masuk berbagai jalur masuk. Dan yang paling eksklusif adalah soal-soal tersebut selalu terbaru.

3. Banyak Pilihan Program

Di BIC terdapat banyak pilihan program bimbel.  Mulai dari jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi seperti UTBK SBMPTN dan Mandiri di PTN atau PTS favorit di Indonesia.

Kemudian, jurusan atau program studi seperti jurusan saintek, saintek (kedokteran) dan soshum.

Serta terdapat juga Perguruan Tinggi Kedinasan seperti Akpol, Akmil, STAN, IPDN dan sekolah kedinasan pemerintah lainnya.

Selain program masuk PT, juga terdapat program bimbel pilihan lainnya sesuai kebutuhan kamu seperti program CPNS, PPSD (Program Pendidikan Dokter Spesialis), TOEFL, TPA OTO Bappenas, Psikotes dan BUMN

4. Layanan dan Konsultasi

Tidak hanya belajar untuk persiapan masuk Perguruan Tinggi. Juga ada layanan dan konsultasi siswa yang lengkap. Mulai dari informasi kampus dan sekolah kedinasan, rekomendasi pemilihan bidang jurusan,  psikotes dan ruang cerita siswa,.

5. Kelas Online

Kamu yang berada di Kepanjen dapat mengikuti bimbel kelas Online (daring). Dengan memanfaatkan teknologi, kamu dapat bertatap muka dengan pengajar secara virtual. Juga tidak perlu khawatir ketinggalan materi bimbel apabila tidak dapat smengikuti kelas. Karena disediakan arsip materi yang dapat diakses secara online.

6. Fasilitas Karantina

Belajar secara daring dirasa kurang fokus? Tenang saja, BIC juga menyediakan fasilitas program karantina untuk pembelajaran offline. Dengan program karantina kamu bisa fokus secara maksimal belajar untuk persiapan seleksi masuk.

Kamu tidak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan dasar selama karantina. Karena semua kebutuhan hidup akan dipenuhi oleh BIC. Mulai dari asrama tempat tinggal, makan, laundry dan bahkan sampai dengan penjemputan dari/menuju tempat belajar

Hubungi Kami

Bagi kamu yang di Kepanjen Kamu dapat menghubungi kita di

Offline Office BIC
Alamat: Perum Griya Shanta, Jl. Soekarno – Hatta No.320, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141
Telepon/WhatsApp: 0811 300 200
Jam Operasi: 08:30-20:30

Lihat Google Maps

Jangan lupa kunjungi dan follow akun media sosial BIC di

IG: @brawiajayaintensivecentre
Twitter: @bic_id
Youtube: BrawijayaIntensiveCentre