Lebih Dekat Dengan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia

Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia – Curug (STPI Curug) merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah Kementerian Perhubungan Indonesia. STPI Curug terletak di Kecamatan Curug, Tangerang, Provinsi Banten. STPI Curug memiliki tugas dan fungsi mendidik putra-putri terbaik bangsa Indonesia untuk menjadi sumber daya manusia yang ahli dan terampil di bidang penerbangan, yang diakui secara nasional maupun internasional.

Kurikulum dan silabus pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh STPI Curug mangacu pada standar nasional Departemen Pendidikan Nasional RI) dan internasional (International Civil Aviation Organization = ICAO), sehingga diharapkan setiap lulusan STPI Curug mampu untuk bersaing baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Pola pendidikan dan pelatihan bagi setiap peserta didik, mengacu pada pola pendidikan akademis, fisik, mental dan kedisiplinan. Karena itu setiap peserta didik diwajibkan tinggal di asrama selama diklat berlangsung dengan pengawasan para pembimbing. Jurusan yang terdapat di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia yaitu seperti:

  1. Jurusan Penerbangan STPI

Siswa Jurusan Penerbangan dituntut untuk membiasakan budaya disiplin. Selain itu, ada pula tuntutan untuk bekerja keras. Harapannya, lulusan Jurusan Penerbangan menjadi Sumber Daya Manusia perwira penerbang yang mampu bersaing secara global serta professional.

Terdapat dua program studi Jurusan Penerbangan, yaitu Program Studi Penerbang Sayap Tetap dan Program Studi Penerbang Sayap Putar. Kegiatan pembelajaran yang terbagi di 9 ruang kelas sudah didukung laboratorium berfasilitas lengkap. Siswa bisa praktik di Laboratorium Radiotelephony dan Laboratorium Aircraft Link Simulator jenis Frasca TB-10, Mechtronix Piper, RedBird FMX.

  1. Jurusan Teknik Penerbangan STPI

Siswa Jurusan Teknik Penerbangan akan dilatih belajar secara mandiri, teliti, serta detail. Siswa juga akan dibiasakan untuk disiplin serta taat aturan. Jurusan Teknik Penerbangan memiliki kuota kelas yang lebih banyak dibandingkan Jurusan Penerbangan, yaitu 13 kelas. Tentu proses pembelajaran sudah didukung laboratorium canggih untuk mendukung praktik langsung.

Program studi di Jurusan Teknik Penerbangan cukup bervariasi. Kamu bisa memilih program studi sesuai passion dan minat. Terdapat Program Studi Teknik Pesawat Udara (TPU), Program Studi Teknik Navigasi Udara (TNU), Program Studi Teknik Listrik Bandara (TLB). Ada pula Program Studi Teknik Mekanikal Bandara (TMB), Program Studi Teknik Bangunan dan Landasan (TBL).

  1. Jurusan Keselamatan Penerbangan STPI

Lulusan Jurusan Keselamatan Penerbangan adalah siswa kompeten dan berdedikasi tinggi. Mereka juga sudah siap menjadi seorang personil penerbangan handal serta profesional. Jumlah ruang kelas untuk Jurusan Keselamatan Penerbangan adalah 15 ruang. Sudah terdapat laboratorium pendukung, seperti Junior ATC Laboratory, Senior ATC Laboratory, ATC Radar Laboratory dan sebagainya.

Kamu bisa memilih program studi spesifik karena pada Jurusan Keselamatan Penerbangan STPI, terdapat 4 program studi. Terdapat Program Studi Pemandu Lalu Lintas Udara (PLLU) dan Program Studi Penerangan Aeronautika (PA). Ada pula Program Studi Komunikasi Penerbangan (KP). Jika kamu tertarik, masih ada kesempatan mendaftar Program Studi Pertolongan Kecelakaan Penerbangan & Pemadam Kebakaran (PKPPK).

  1. Jurusan Manajemen Penerbangan STPI

Lulusan Jurusan Manajemen Penerbangan memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi di bidangnya. Mereka bisa menjadi personil penerbangan handal serta profesional, khususnya di bidang manajemen. Ruang kelas sebanyak 5 buah dapat menunjang aktivitas belajar.

Program studi yang ditawarkan di Jurusan Manajemen Penerbangan sebanyak 3. Terdapat Program Studi Manajemen Transportasi Udara (MTU), Program Studi Administrasi Perhubungan Udara (APU), dan Program Studi Operasi Bandar Udara (OBU).

Mulai tahun 2015 Kementerian Perhubungan membuat kebijakan untuk tidak lagi memberikan subsidi bagi siswa calon pilot di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug. Pengurangan subsidi sebenarnya sudah dimulai pada tahun ajaran 2014, namun sebagian besar biaya masih ditanggung pemerintah. Penghentian subsidi ini berarti mengakhiri era biaya gratis bagi sekolah pilot di STPI Curug yang dinikmati calon penerbang hingga tahun 2013.

Saat ini STPI masih menjalani proses menuju status badan layanan umum (BLU) sehingga memungkinkan siswa yang berprestasi mendapatkan beasiswa atau siswa tidak mampu dibebaskan dari biaya pendidikan dengan kriteria tertentu.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *