Lebih Kenal Dengan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program Diploma IV, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958, memberi kesempatan lulusan sekolah menengah umum jurusan IPA untuk dididik menjadi ahli statistik. STIS merupakan lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.

Kurikulum dibuat sesuai dengan perkembangan ilmu ekonomi, kependudukan, sosial, dan teknologi informasi. Proses dan metode pembelajaran ditekankan pada pengembangan keterampilan di bidang statistik dan komputasi statistik. Dengan demikian lulusan STIS merupakan tenaga yang siap dan mampu merencanakan dan melaksanakan penelitian, melakukan analisis di bidang sosial-ekonomi serta merencanakan dan mengembangkan sistem informasi.

STIS mempunyai dua jurusan: Jurusan Statistika (Ekonomi dan Sosial-Kependudukan) dan Jurusan Komputasi Statistik. Jurusan Statistika menghasilkan tenaga ahli statistik ekonomi serta tenaga ahli statistik sosial-kependudukan, dan Jurusan Komputasi Statistik menghasilkan tenaga ahli komputasi dan sistem informasi. Tenaga Pengajar merupakan lulusan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan jenjang S2 dan S3. Lulusan STIS mendapat gelar Sarjana Sains Terapan (S.S.T.).

STIS menawarkan terdiri atas dua jurusan untuk Program Diploma IV yaitu jurusan Statistika dan jurusan Komputasi Statistik, masing-masing jurusan memiliki beban studi sebanyak 140-160 sks. Jurusan Statistika terbagi menjadi 2 bidang peminatan, yaitu Statistika Ekonomi yang mempelajari statistik terapan bidang ekonomi sehingga mampu melaksanakan kegiatan dan analisis data statistik harga-harga, produk domestik regional bruto, neraca wilayah, indikator ekonomi, dan lain sebagainya dan Statistika Sosial dan Kependudukan yang mempelajari statistik terapan bidang statistik sosial, kependudukan, dan demografi sehingga mampu melakukan analisis dan pelaporan di bidang sosial, kependudukan, dan demografi.

Sedangkan, jurusan Komputasi Statistik mempelajari teknik pengolahan data, membuat program, dan analisis data serta teknik penyusunan sistem informasi statistik seperti penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik. Berikut  sayart-syarat pendaftaran untuk calon mahasiswa STIS:

  1. Bebas narkoba.
  2. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per tahun ajaran baru.
  3. Lulusan SMA/MA, jurusan IPA maupun IPS.
  4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 70,00 (skala 1—100), atau 2,80 (skala 1—4,00) pada rapor semester I kelas XII.
  5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menempuh pendidikan di STIS. So, disarankan untuk bermeditasi dulu bagi kamu yang udah nggak tahan mau berduaan sama doi.
  6. Tidak dalam ikatan mantan… ehm maksudnya… ikatan dinas dengan instansi lain, dan bersedia untuk menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di STIS.
  7. Jika sudah lulus, bersedia ditempatkan di BPN seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Timur ke Barat, Selatan ke Utara tak juga aku temukan~ piip! maaf kelepasan.
  8. Khusus untuk program D3, hanya dibuka untuk lulusan SMA/MA yang bukan berasal dari Pulau Jawa dan Bali.

Berbeda dari tes masuk universitas, STIS memiliki sejumlah tahapan seleksi masuk di setiap tahapan, berlaku sistem gugur. Jadi, kalau tidak lolos di satu tahap, artinya tidak akan bisa lanjut ke tahap berikutnya. Beberapa tes yang harus di ikuti antara lain:

Tahap 1: Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Matematika, ujian berbasis komputer

Tahap 2: Seleksi Kompetensi Dasar, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT)

Tahap 3: Psikotes

Tahap 4: Tes kesehatan dan kebugaran

 

By : Hisyam Jauhari

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *