Lebih Mengenal Dengan Akademi Militer

Akademi Militer (Akmil) adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat di Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Akademi Militer mencetak Perwira TNI Angkatan Darat. Secara organisasi, Akademi Militer berada di dalam struktur organisasi TNI Angkatan Darat, yang dipimpin oleh Gubernur Akademi Militer yang saat ini dijabat oleh Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso, S.IP, S.Sos, M.Tr(Han) Wakil Gubernur Akademi Militer yang saat ini dijabat oleh Brigadir Jenderal TNI I Gede Agit Thomas.

Pendidikan Politeknik Ilmu Militer ditempuh dalam 4 tahun. Dengan rincian Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka yang dilaksanakan bersama taruna AAL, AAU, dan Akpol (Akademi Kepolisian) selama 1 tahun, tingkat I s/d tingkat IV selama 4 tahun. Taruna/Taruni Akmil berhak menyandang predikat sebagai Sarjana Terapan Pertahanan (S.ST.Han). Calon Taruna Akmil merupakan lulusan SMA atau MA (IPA dan IPS untuk Taruna/Taruni). Akademi Militer merupakan pendidikan ikatan dinas yang dibiayai oleh negara.

Berikut informasi lengkap pendaftaran Calon Taruna Akmil 2020, dari laman resmi Rekrutmen TNI AD, Sabtu (07/03/2020):

  1. Persyaratan umum. Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:
  2. Warga negara Indonesia
  3. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  4. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945
  5. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2020
  6. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi)
  7. Sehat jasmani dan rohani
  8. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
  9. Persyaratan lain
  10. laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
  11. Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:
  12. lulusan SMA/MA tahun 2015, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 55,00;b. lulusan SMA/MA tahun 2016, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 50,00;c. lulusan SMA/MA tahun 2017, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,00 d. lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00;e. lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dan IPS, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal IPA 47,50 dan IPS 42,00; danf. lulusan SMA/MA tahun 2020, program IPA dan IPS, nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.
  13. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
  14. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama.
  15. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.
  16. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  17. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
  18. a) administrasi;b) kesehatan;c) jasmani;d) mental ideologi;e) psikologi; danf) akademik.
  19. Persyaratan tambahan
  20. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
  21. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.
  22. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  23. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
  24. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Pendaftaran dapat dilakukan di Kodam, Ajendam, Korem dan Ajenrem seluruh Indonesia. Lokasi lengkapnya dapat dilihat di laman web berikut: http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/lokasi-penerimaan/taruna-akmil. Jadwal Seleksi (jadwal per 7 Maret 2020)

Daftar online: 1 Januari 2020 – 26 April 2020,Daftar ulang dan validasi: 27 April – 8 Mei 2020Pengecekan awal: 2 Juni – 12 Juni 2020Parade dan Pengumuman: 15 Juni 2020RIK/Uji Tingkat Panda: 22 Juni – 28 Juni 2020Pengumuman Panda: 30 Juni 2020Calon tiba di Panpus: 10 Juli 2020Arahan Aspers, Keswa dan MI Tulis: 11 Juli 2020RIK/Uji Tingkat Pusat: 12 Juli – 20 Juli 2020Pengumuman: 29 Juli 2020Pembukaan Pendidikan: 1 Agustus 2020

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *