Lebih Mengenal Dengan Dokter Forensik

Ilmu kedokteran forensik, disebut juga ilmu kedokteran kehakiman atau yuridprudensi medis, merupakan salah satu mata ajaran wajib dalam rangkaian pendidikan kedokteran di Indonesia, di mana peraturan perundangan mewajibkan setiap dokter baik dokter, dokter spesialis kedokteran forensik, spesialis klinik untuk membantu melaksanakan pemeriksaan kedokteran forensik bagi kepentingan peradilan bilamana diminta oleh polisi penyidik.

Ilmu Kedokteran Forensik adalah cabang spesialistik ilmu kedokteran yang memanfaatkan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan hukum. Proses penegakan hukum dan keadilan merupakan suatu usaha ilmiah, dan bukan sekadar common sense, nonscientific belaka. Dengan demikian, dalam penegakan keadilan yang menyangkut tubuh, kesehatan dan nyawa manusia, bantuan dokter dengan pengetahuan Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal yang dimilikinya amat diperlukan

Selain berhubungan dengan kedokteran, ada juga ahli forensik IT, yaitu mereka yang menguasai ilmu teknologi informatika secara mumpuni, untuk mencari jejak kejahatan yang berupa cybercrime. Berdasarkan barang bukti yang ada, kondisi tempat kejadian perkara, dan lain-lain, ahli forensik bisa menemukan informasi yang sering tidak terbaca sebelumnya. Para ahli forensik percaya dan bahkan selalu membuktikan bahwa kejahatan apa pun pasti meninggalkan bukti dan jejak yang bisa ditelusuri, mulai dari bercak darah hingga sidik jari.

Ahli forensik dalam tugasnya akan banyak melakukan pemeriksaan jenazah berdasarkan permintaan tertulis, baik dari penyidik kepolisian atau instansi lain. Hasil pemeriksaan disebut dengan istilah visum et repertum. Ada dua macam pemeriksaan jenazah yaitu pemeriksaan luar (visum luar), maupun dalam (visum dalam atau autopsi), tergantung kebutuhan dari kasus yang sedang ditangani.

Autopsi bisa dilakukan bahkan tanpa persetujuan keluarga, seandainya melibatkan kasus kejahatan serius. biasanya dilakukan dengan pemotongan dari bawah dagu sampai dengan daerah perut bagian bawah serta pembukaan rongga kepala untuk dilakukan pemeriksaan organ tubuh secara lengkap. Setelah selesai, organ tubuh akan dikembalikan ke tempat asalnya dan tubuh akan dijahit serapi mungkin.

Karena lebih banyak berinteraksi dengan mayat korban kejahatan, jurusan spesialis kedokteran forensik kurang diminati ketimbang spesialisasi lain seperti kedokteran anak, atau kedokteran kandungan misalnya. Namun keberadaan profesi ini sangat penting dalam rangka mencari keadilan dan pemecahan kasus kejahatan. Selain itu, para ahli forensik bekerja di bawah kode etik dan sumpah yang sangat tegas.

Jangan berpikir bahwa dengan menjadi ahli forensik, hanya bekerja di rumah sakit saja. Ternyata ahli forensik mempunyai kesempatan bekerja di banyak instansi misalnya pusat laboratorium Polri, fakultas kedokteran, juga menjadi ahli dan konsultan. Selain itu, karena fungsinya sangat strategis, ahli forensik pada umumnya bekerja di bawah lembaga pemerintahan atau negara.

By : Hisyam Jauhari

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *