Lebih Mengenal Dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor adalah sekolah tinggi kedinasan milik Kementerian Pertanian Republik Indonesia di bawah naungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian. Sekolah tinggi ini memiliki tiga jurusan yaitu penyuluhan pertanian, penyuluhan perternakan, dan penyuluhan perkebunan.

Sudah menjadi rahasia umum kalau sekolah kedinasan biasanya disubsidi oleh APBN melalui anggaran di tiap lembaga pemerintah yang menaunginya, sehingga biaya kuliahnya relatif lebih murah. Kalau di STPP sudah benar-benar disubsidi oleh APBN sepenuhnya, sehingga biaya kuliah yang ditanggung pemerintah. Para mahasiswa juga akan mendapatkan makan sehari tiga kali gratis, tidur di asrama gratis, biaya berobat gratis, dan fasilitas wifi 24 jam.

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian tidak hanya ada di bogor, namun juga tersebar di berbagai daerah seperti sebagai berikut:

1.Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan (STPP Medan), Medan, Sumatera Utara.

  1. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa (STPP Gowa), Makassar, Sulawesi Selatan.

3.Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang (STPP Malang), Malang, Jawa Timur.

  1. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor (STPP Bogor), Bogor, Jawa Barat.

5.Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Manokwari (STPP Manokwari), Papua Barat.

6.Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang (STPP Magelang), Magelang, Jawa Tengah.

Fasilitas yang di dapatkan selama di STPP yaitu terdapat  laboratorium (Lab tanah, Lab benih, Lab perlindungan tanaman, Lab pengolahan hasil pertanian, Lab TI, dll), cocok untuk yang memiliki hobby penelitian juga ada perpustakaan dengan segala koleksi bukunya. Fasilitas untuk bidang olahraga juga tersedia, contohnya seperti ada lapangan tennis. Sedangkan untuk fasilitas asrama diberi tempat tidur, lemari baju, rak sepatu, kipas angin, alat-alat kebersihan, bahkan gantungan baju disediakan

Tidak menutup kemungkinan jika mahasiswa keluar dari STPP karena alasan tertentu, siap-siap membayar uang ganti selama pendidikan. Jika keluar sebelum saatnya, mahasiswa wajib mengganti biaya pendidikan selama belajar di STPP. Terhitung seperti biaya makan, kebersihan, biaya tempat tinggal, bahkan biaya listrik yang di pakai. Tapi bisa juga kok keluar tanpa bayar denda, yaitu dengan cara di DO atau di Drop Out dari STPP.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *