Lebih Mengenal Sekolah Tinggi Tekstil Bandung

Politeknik STTT Bandung merupakan sekolah tinggi terbaik di bidang tekstil yang  berada di bawah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Faktanya, Politekknik STTT Bandung ini sudah cukup lama berdirinya, sejak tahun 1922, dengan nama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB), jauh sebelum Indonesia merdeka. Kampus ini baru berubah namanya menjadi Sekolah Tinggi Tekstil di tahun 1981, yang kemudian berubah status menjadi politeknik pada tanggal 13 Oktober 2014.

Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil pada mulanya bernama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) yang didirikan oleh pemerintahan Belanda pada tahun 1922. TIB ini didirikan untuk membina industri tekstil dan menyiapkan tenaga ahli di bidang tekstil. Pada zaman penjajahan Jepang, lembaga ini diganti namanya menjadi Orimono Shinkensyo.

Pada tahun 1954, lembaga ini berkembang menjadi Sekolah Tinggi Textil (STT) yang pada masa itu hampir semua lulusan STT bekerja pada industri tekstil dan produk tekstil serta yang berkaitan, mendirikan industri tekstil sendiri atau bekerja sebagai pegawai negeri.

Keberadaan institusi pendidikan di bidang tekstil sendiri terus dikembangkan karena adanya perkembangan ilmu dan pengetahuan di bidang pertekstilan dan juga timbulnya permasalahan yang rumit di industri tekstil. Oleh karena itu pada tahun 1964 didirikanlah Perguruan Tinggi Ilmu Textil (PTIT).

Kemudian berdasarkan Keputusan Departemen Industri Tekstil dan Kerajinan, Institut Teknologi Tekstil didirikan pada tahun 1966 sebagai gabungan dari AKATEX, PTIT, Balai Besar Tekstil dan Pilot Pemintalan. Jurusan yang terdapat di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil yaitu seperti:

  1. Teknik Tekstil
  2. Kimia Tekstil
  3. Barang Jadi Tekstil

– Teknologi dan Bisnis Garmen

-Teknologi dan Bisnis Garmen Konsentrasi Fashion Desain

Sejak diresmikan tahun 1954 sampai saat ini, jumlah lulusan yang telah dihasilkan sekitar 8000 orang. Para lulusan STTT bekerja pada industri tekstil seperti Insan sandang,Grandtex,GT,Argopantes,Panasia, Sritex, Toray group,brantamulya,mattel), buyer/trading company (seperti;adidas.rep,nike,reebok,mast industries,hollit,talbots,levis,dll), perusahaan pembuat mesin (seperti;Truchecsler,saurer,picanol), industri zat warna dan zat pembantu tekstil (seperti;BASF,dystar,dll), bank, lembaga penelitian, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan (Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, AD/AU/AL/Kepolisian), KADIN, berwiraswasta, dan lain-lain.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *