Pendidikan Pembentukan Bintara Polri: Syarat, Tahapan, dan Prospek Kerja

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri: Syarat, Tahapan, dan Prospek Kerja

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri (Diktukba Polri) adalah salah satu jalur rekrutmen anggota Polri. Pendidikan ini bertujuan untuk membentuk calon bintara Polri menjadi anggota Polri yang memiliki sikap, perilaku, pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan tugas Polri.

Syarat Pendidikan Pembentukan Bintara

Berikut ini adalah syarat-syarat untuk mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan berjiwa Pancasila.
  2. Pria atau wanita, dengan tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.
  3. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
  4. Berijazah SMA/SMK/MA jurusan IPA, IPS, atau bahasa.
  5. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan atau pidana yang lebih berat.
  6. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari suatu aparatur sipil negara atau TNI/POLRI.
  7. Sehat jasmani dan rohani.
  8. Tidak buta warna.
  9. Tidak cacat fisik dan mental.
  10. Tidak memiliki tato dan tindik.
  11. Tidak memiliki catatan kriminal.

Tahapan Pendidikan Pembentukan Bintara

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:

  1. Pendaftaran
    Peserta pendidikan dapat mendaftar secara online melalui website penerimaan Polri.
  2. Penyaringan administrasi
    Peserta yang mendaftar akan dilakukan seleksi administrasi berdasarkan syarat-syarat yang telah ditentukan.
  3. Pemeriksaan kesehatan
    Peserta yang lolos seleksi administrasi akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Polri.
  4. Pemeriksaan psikologi
    Peserta yang lolos pemeriksaan kesehatan akan dilakukan pemeriksaan psikologi oleh tim psikolog Polri.
  5. Pemeriksaan kesamaptaan jasmani
    Peserta yang lolos pemeriksaan psikologi akan dilakukan pemeriksaan kesamaptaan jasmani oleh tim kesamaptaan jasmani Polri.
  6. Penelusuran dan pemeriksaan latar belakang
    Peserta yang lolos pemeriksaan kesamaptaan jasmani akan dilakukan penelusuran dan pemeriksaan latar belakang oleh tim penyidik Polri.
  7. Pemilihan
    Peserta yang lolos penelusuran dan pemeriksaan latar belakang akan mengikuti pemilihan oleh panitia penerimaan Polri.
  8. Penandatanganan perjanjian kerja
    Peserta yang lolos pemilihan akan menandatangani perjanjian kerja dengan Polri.
  9. Pelatihan dasar pembentukan
    Peserta yang lolos perjanjian kerja akan mengikuti pelatihan dasar pembentukan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Negara (SPN).

Materi Pelatihan Dasar Pembentukan Bintara Polri

Salah satu aspek penting dalam Diktukba Polri adalah materi pelatihan dasar. Materi pelatihan dasar bertujuan untuk membentuk calon bintara Polri menjadi pribadi yang bermoral, berintegritas, dan memiliki kepribadian yang kuat.

Selain itu, materi pelatihan dasar juga bertujuan untuk membekali calon bintara Polri dengan pengetahuan dan keterampilan dasar kepolisian yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya.

Materi Pelatihan Mental dan Kepribadian

Materi pelatihan mental dan kepribadian bertujuan untuk membentuk calon bintara Polri menjadi pribadi yang bermoral, berintegritas, dan memiliki kepribadian yang kuat. Materi pelatihan ini meliputi:

  • Pendidikan agama
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Pendidikan moral dan etika
  • Pendidikan kepribadian
  • Pendidikan bela negara

Materi Pelatihan Dasar Kepolisian

Materi pelatihan dasar kepolisian bertujuan untuk membentuk calon bintara Polri menjadi anggota Polri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar kepolisian. Materi pelatihan ini meliputi:

  • Dasar-dasar kepolisian
  • Hukum kepolisian
  • Taktik dan teknik kepolisian
  • Kesamaptaan jasmani
  • Kemampuan beladiri

Materi Pelatihan Teknis dan Taktis Kepolisian

Materi pelatihan teknis dan taktis kepolisian bertujuan untuk membentuk calon bintara Polri menjadi anggota Polri yang memiliki kemampuan teknis dan taktis kepolisian yang mumpuni. Materi pelatihan ini meliputi:

  • Kemampuan menembak
  • Kemampuan mengendarai kendaraan bermotor
  • Kemampuan pertolongan pertama pada kecelakaan
  • Kemampuan komunikasi
  • Kemampuan penyelidikan
  • Kemampuan penyidikan
  • Kemampuan patroli dan penjagaan
  • Kemampuan penanggulangan bencana

Materi pelatihan dasar pembentukan bintara Polri disusun secara sistematis dan komprehensif. Materi pelatihan ini diharapkan dapat membentuk calon bintara Polri menjadi anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan berjiwa Pancasila.

Prospek Kerja Pendidikan Pembentukan Bintara

Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan pendidikan pembentukan bintara Polri akan diangkat menjadi bintara polisi dengan pangkat Bripda. Bintara polisi memiliki berbagai macam tugas, antara lain:

  • Patroli dan penjagaan
  • Penegakan hukum
  • Penanggulangan bencana
  • Bantuan kemanusiaan
  • Pelayanan masyarakat

Bintara polisi juga memiliki kesempatan untuk mengikuti pendidikan lanjutan, seperti pendidikan perwira, pendidikan spesialis, dan pendidikan kejuruan.

Penutup

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri adalah salah satu jalur rekrutmen anggota Polri yang memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Bagi Anda yang berminat untuk menjadi anggota Polri, Anda dapat mengikuti pendidikan ini dengan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.

Pendidikan Bintara TNI dan Polri

Pendidikan Bintara TNI dan Polri

Pendidikan bintara TNI dan Polri merupakan salah satu tahapan penting dalam pembentukan prajurit atau anggota kepolisian. Pendidikan bintara bertujuan untuk membekali calon bintara dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas pokok TNI dan Polri.

Pendidikan Bintara TNI dan Polri

Pendidikan Bintara TNI

Pendidikan bintara TNI dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu:

  1. SMA Pradika Militer: SMA Pradika Militer merupakan sekolah menengah atas yang khusus diperuntukkan bagi calon bintara TNI. Pendidikan di SMA Pradika Militer ditempuh selama 3 tahun.
  2. Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba): Diktukba TNI merupakan pendidikan untuk calon bintara yang berasal dari lulusan SMA/MA/SMK. Pendidikan Diktukba TNI ditempuh selama 5 bulan.

Pendidikan Bintara Polri

Pendidikan bintara Polri dapat ditempuh melalui satu jalur, yaitu:

Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba): Diktukba Polri merupakan pendidikan untuk calon bintara yang berasal dari lulusan SMA/MA/SMK. Pendidikan Diktukba Polri ditempuh selama 7 bulan.

Materi Pendidikan Bintara

Materi pendidikan bintara meliputi:

  1. Kelas umum: Materi kelas umum meliputi pengetahuan umum, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, fisika, kimia, dan biologi.
  2. Kelas kejuruan: Materi kelas kejuruan meliputi pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kecabangan yang dipilih oleh calon bintara.
  3. Kelas dasar kemiliteran: Materi kelas dasar kemiliteran meliputi pengetahuan dan keterampilan dasar kemiliteran, seperti baris-berbaris, menembak, dan bela diri.
  4. Kelas dasar kepolisian: Materi kelas dasar kepolisian meliputi pengetahuan dan keterampilan dasar kepolisian, seperti penyidikan, patroli, dan pengamanan.

Peluang Karier Bintara

Bintara yang lulus pendidikan memiliki peluang karier yang luas di TNI dan Polri. Bintara dapat mengikuti pendidikan lanjutan untuk menjadi perwira pertama atau mengikuti pendidikan spesialisasi untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang tertentu.

Bintara juga memiliki peluang untuk menempati jabatan-jabatan strategis di TNI dan Polri. Bintara dapat menjadi komandan unit, anggota staf, atau bahkan pejabat eselon tinggi.

Kesimpulan

Pendidikan bintara merupakan tahapan penting dalam pembentukan prajurit atau anggota kepolisian. Pendidikan bintara membekali calon bintara dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas pokok TNI dan Polri.

Bintara TNI Polri: Pengertian, Tugas, dan Persyaratan

Bintara TNI Polri: Pengertian, Tugas, dan Persyaratan

Bintara merupakan salah satu jenjang pangkat dalam lembaga TNI dan Polri. Bintara berada di bawah perwira pertama dan di atas tamtama.

Pengertian Bintara

Dalam bahasa Inggris, bintara disebut sebagai non-commissioned officer (NCO). NCO adalah pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari letnan dua/inspektur polisi dua, dan lebih tinggi dari kopral/ajun brigadir polisi.

Bintara merupakan tulang punggung kesatuan di militer yang berperan sebagai penghubung antara Perwira dengan Tamtama atau sebaliknya dalam segi operasional.

Biasanya para Pelatih dalam instansi TNI atau POLRI berasal dari golongan pangkat ini untuk membentuk rekrut menjadi aparat yang profesional. Pada umumnya berasal dari golongan “Bintara” bukan “Bintara Tinggi”.

Di Polri, golongan pangkat ini disebut “Brigadir”.

Pembagian Bintara

Bintara terbagi dua yaitu:

1. Bintara Tinggi

merupakan golongan calon perwira di TNI (Pembantu Letnan Dua dan Pembantu Letnan Satu) dan Polri (Ajun Inspektur Polisi Dua dan Ajun Inspektur Polisi Satu), pangkat ini sepadan dengan Warrant Officer di negara-negara lain.

2. Bintara

merupakan golongan pangkat “Sersan” di TNI (Sersan Dua sampai Sersan Mayor) dan “Brigadir” di Polri (Brigadir Polisi Dua sampai Brigadir Polisi Kepala). Di negara lain sepadan dengan Specialist atau Non-commisioned officer.

Tugas Bintara

Tugas bintara di TNI dan Polri adalah sebagai pelaksana tugas-tugas pokok TNI dan Polri. Bintara bertanggung jawab untuk melaksanakan perintah dan kebijakan dari perwira pertama.

Bintara TNI

Bintara TNI bisa menjadi bagian dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, atau Angkatan Udara. Mereka memiliki tugas pokok dalam pelaksanaan operasional militer, seperti: 

  • Patroli
  • Pengawasan
  • Penjagaan perbatasan
  • Penegakan hukum militer
  • Tindakan-tindakan lapangan

Bintara Polri

Bintara Polri dapat menjadi anggota polisi, menjalani berbagai tugas seperti: 

  • Patroli
  • Penyelidikan
  • Menjadi anggota unit khusus

Selain tugas di atas Bintara juga memiliki tugas untuk membimbing dan mengepalai beberapa jumlah anggota Tamtama seukuran regu yang dipimpin oleh seorang Sersan.

Persyaratan Bintara

Persyaratan untuk menjadi bintara di TNI dan Polri adalah sebagai berikut:

  1. Warga negara Indonesia
  2. Percaya pada Ketuhanan Yang Maha Esa
  3. Sehat jasmani dan rohani
  4. Tidak memiliki catatan kriminal
  5. Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun
  6. Memiliki ijazah SMA/MA/SMK

Perbedaan Bintara TNI dan Polri

Perbedaan bintara TNI dan Polri antara lain:

  1. Jenjang pendidikan: Bintara TNI dapat ditempuh melalui SMA Pradika Militer, sedangkan bintara Polri dapat ditempuh melalui Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan kepolisian.
  2. Masa pendidikan: Masa pendidikan bintara TNI adalah selama 5 bulan, sedangkan masa pendidikan bintara Polri adalah selama 7 bulan.
  3. Pangkat: Bintara TNI memiliki pangkat Sersan Dua hingga Pembantu Letnan Satu, sedangkan bintara Polri memiliki pangkat Ajun Brigadir Polisi Dua hingga Ajun Inspektur Polisi Satu.

Peluang Karier Bintara

Bintara memiliki peluang karier yang luas di TNI dan Polri. Bintara dapat mengikuti pendidikan lanjutan untuk menjadi perwira pertama atau mengikuti pendidikan spesialisasi untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang tertentu.

Bintara juga memiliki peluang untuk menempati jabatan-jabatan strategis di TNI dan Polri. Bintara dapat menjadi komandan unit, anggota staf, atau bahkan pejabat eselon tinggi.

Kesimpulan

Bintara merupakan salah satu jenjang pangkat yang penting dalam lembaga TNI dan Polri. Bintara memiliki peran yang strategis dalam melaksanakan tugas-tugas pokok TNI dan Polri.

Apa Itu SIPSS Polri? Penjelasan Singkat

Apa Itu SIPSS Polri? Penjelasan Singkat

Apa Itu SIPSS Polri? Penjelasan Singkat

Jika kamu mengikuti perkembangan di dunia keamanan, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah SIPSS Polri.

Namun, bagi sebagian orang, mungkin masih ada pertanyaan tentang apa sebenarnya SIPSS Polri itu. Mari kita gali lebih dalam untuk memahami apa yang sebenarnya terkandung dalam singkatan tersebut.

Apa Itu SIPSS Polri?

SIPSS Polri, atau Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana Polri, merupakan entitas pendidikan yang memiliki peran krusial dalam mencetak dan menyiapkan generasi penerus inspektur polisi di Indonesia.

Didirikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), SIPSS Polri tidak hanya sekadar institusi pendidikan biasa, melainkan sebuah pusat keunggulan yang menekankan pada pengembangan pengetahuan, keterampilan teknis, kepemimpinan, dan etika bagi calon-calon inspektur polisi.

SIPSS Harus Lulusan Apa?

Sebagai lembaga yang menyiapkan inspektur polisi, SIPSS Polri mengharapkan para calon siswa memiliki latar belakang pendidikan Diploma 4 (D-IV), Sarjana(S1) dan Magister(S2).

Sehingga, bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana, SIPSS Polri memberikan peluang untuk mengembangkan potensi mereka dalam dunia kepolisian.

Cara mendaftar SIPSS Polri

  1. Masuk ke laman penerimaan.polri.go.id.
  2. Memilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama dan klik “Daftar”.
  3. Mengisi form registrasi yang berisi identitas pendaftar, memasukkan NIK yang terdaftar di Dukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain.
  4. Pendaftar wajib memberikan data dengan benar dan akurat pada form registrasi online.
  5. Setelah berhasil registrasi, pendaftar akan mendapat nomor registrasi online berserta username dan password untuk melakukan login di halaman utama.
  6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat.
  7. Batas waktu verifikasi paling lambat 4 hari, terhitung sejak pendaftaran online.
  8. Apabila melebihi 4 hari, maka data pendaftar secara otomatis akan terhapus dan harus mengulangi pendaftaran online kembali
  9. Verifikasi ke Polda dengan datang sendiri membawa dan menyerahkan hasil cetak form registrasi online serta berkas administrasi.

Berapa Lama Pendidikan SIPSS?

Lama pendidikan di SIPSS adalah 12 bulan. Selama masa pendidikan, calon siswa akan mendapatkan pendidikan tentang tata hukum, kebijakan, manajemen, teknologi informasi, dan keterampilan operasional Polri.

Lokasi SIPSS terletak di Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah. Berada di kawasan Akademi Kepolisian (Akpol), SIPSS Polri menjadikan Akpol Lemdiklat Polri sebagai pusat pendidikan strategis untuk calon-calon inspektur polisi.

Pangkat Ketika Lulus

Setelah lulus penerimaan SIPSS Polri 2023, peserta akan diberikan pangkat Inspektur Polisi Dua A (Ipda).

Ipda merupakan pangkat perwira di Polri yang berada di bawah pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Dalam menjalankan tugasnya, seorang Ipda berperan sebagai pimpinan pelaksana di lingkungan kepolisian.

Gaji Ipda

Gaji seorang Ipda di Polri saat ini berkisar antara Rp 7.000.000 hingga Rp 8.000.000 per bulan.

Selain itu, Ipda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan tunjangan-tunjangan tertentu seperti tunjangan keluarga, tunjangan kinerja, dan tunjangan kesehatan.

Gaji dan tunjangan ini akan terus meningkat seiring dengan kenaikan pangkat dan pengalaman kerja yang dimiliki Ipda tersebut.

Fokus dan Filosofi SIPSS Polri:

  1. Pendidikan yang Holistik: SIPSS Polri menerapkan pendekatan holistik dalam memberikan pendidikan kepada calon inspektur polisi. Selain memahami aspek-aspek teknis kepolisian, para siswa juga diperkenalkan pada pembentukan karakter, etika, serta keterampilan kepemimpinan yang sangat penting dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.
  2. Kurikulum yang Dinamis: Kurikulum yang diterapkan di SIPSS Polri terus mengalami pembaruan guna menjawab dinamika perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang hukum, taktik investigasi, dan penerapan teknologi informasi.
  3. Pelatihan di Lapangan: Salah satu keunggulan SIPSS Polri terletak pada pelatihan di lapangan yang intensif. Para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang mendalam melalui simulasi, latihan taktis, dan partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan operasional.
  4. Kolaborasi dengan Pihak Eksternal: SIPSS Polri menjalin kemitraan yang erat dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta, lembaga pendidikan lainnya, serta pihak keamanan internasional. Hal ini bertujuan untuk memperluas jaringan dan memastikan bahwa para siswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang tantangan kepolisian baik di tingkat nasional maupun global.

Ingin lolos SIPSS Polri?

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan persiapan terbaik dalam menghadapi pendidikan di SIPSS Polri!

Brawijaya Intensive Centre (BIC) hadir sebagai mitra terpercaya untuk membimbing dan mempersiapkan kamu agar lolos seleksi dengan program SIPSS.

Bergabunglah dengan bimbingan belajar kami dan rasakan manfaatnya dalam meningkatkan pemahamanmu tentang materi-materi kritis, memperdalam keterampilan teknis, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk mengikuti pendidikan di SIPSS Polri.

Bersama BIC, raih kesuksesanmu dalam meraih impian sebagai seorang inspektur polisi yang berkualitas. Daftar sekarang dan bentuk masa depanmu yang gemilang! Jangan ragu untuk menghubungi kami dan mulailah perjalananmu menuju prestasi tertinggi dalam pelayanan kepolisian.

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri: Syarat, Tahapan, dan Prospek Kerja

Jadwal Rekrutmen Proaktif Bintara Polri T.A 2023

Pada tanggal 30 Oktober 2023, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka penerimaan calon Bintara Polri melalui jalur rekrutmen proaktif (Rekpro) tahun anggaran 2023.

Penerimaan ini ditujukan bagi lulusan SMA/SMK, lulusan D3 yang memenuhi persyaratan.

Jadwal Rekrutmen Bintara Proaktif Polri 2023

Berikut adalah jadwal rekrutmen Bintara Proaktif Polri 2023:

 

TanggalKegiatan
31 Okt 2023 – 4 Nov 2023Pendataan (pendaftaran Online dan Verifikasi)
Pemeriksaan Administrasi Awal (ukur Tinggi & Berat Badan Oleh Tim Rikmin, Tim Rikkes dan Tim Uji Jasmani)
Pengumuman dan Kirim Hasil Tgl 4 November 2023
6 – 8 Nov 2023Pemeriksaan Kesehatan  Hap 1
Pengumuman dan Kirim Hasil tgl 8 Nov 2023
9 – 11 Nov 2023Pemeriksaan Psikologi Hap 1
Kirim Hasil Tgl 11 Nov 2023
13 – 16 Nov 2023CAT Uji Akademik
Kirim Hasil tgl 16 Nov 2023
17 – 18 Nov 2023Uji Jasmani dan Antropometri
Pengumuman Dan Kirim Hasil tgl 18 Nov 2023
20 – 22 Nov 2023Verifikasi Menuju Rikkes II Rekpro
Hari Rabu Kirim Hasil Verifikasi Menuju Rikkes II ke Polda
23 – 25 Nov 2023Pemeriksaan Kesehatan Hap II
Pengumuman dan Kirim Hasil Tgl 25 Nov 2023
27 – 30 Nov 2023PMK dan Rikpsi Hap II
Pengumuman dan Kirim Hasil tgl 30 Nov 2023
1 -2 Des 2023Pemeriksaan Administrasi Akhir
Pengumuman dan Kirim Hasil Tgl 2 Desember 2023
4 – 6 Des 2023Verifikasi Akhir Peserta Akhir (Di Tingkat Panpus)
7 – 9 Des 2023Kirim Hasil Verifikasi Akhir ke Polda
Second Opinion
10 Des 2023Polda Mengirimkan Hasil Second Opinion
11 – 12 Des 2023Persiapan Sidang Penetapan Kelulusan Rekpro (Di Tingkat Panpus)

Persyaratan

Bagi calon pelamar yang ingin mengikuti rekrutmen Bintara Proaktif Polri 2023, dapat mendaftar secara online melalui situs penerimaan.polri.go.id. Berikut adalah persyaratan pendaftarannya:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, atau Konghucu
  3. Pria dan Wanita
  4. Berusia minimal 17 tahun 0 bulan dan maksimal 22 tahun 0 bulan pada tanggal 1 Januari 2023
  5. Berijazah minimal SMA/SMK, D3, atau S1
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih
  8. Tidak pernah diberhentikan dari pekerjaannya dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat
  9. Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari pendidikan kedinasan
  10. Tidak berkedudukan sebagai prajurit TNI, anggota Polri, PNS, dan anggota/pegawai BUMN/BUMD
  11. Tidak memiliki tato dan tindik

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi panitia penerimaan Bintara Polri di masing-masing Polda.

Tips Sukses Lolos Rekrutmen Bintara Proaktif Polri 2023

Berikut adalah beberapa tips untuk lolos rekrutmen Bintara Proaktif Polri 2023:

  1. Siapkan diri dengan baik, mulai dari persyaratan administrasi hingga fisik dan mental.
  2. Pelajari materi seleksi dengan cermat.
  3. Lakukan latihan secara rutin.
  4. Berdoa dan minta restu kepada orang tua.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengikuti rekrutmen Bintara Proaktif Polri 2023. Selamat berjuang!