Lebih Mengenal Dengan Sekolah Tinggi Manajemen Industri

Lebih Mengenal Dengan Sekolah Tinggi Manajemen Industri

Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) merupakan lembaga Pendidikan Tinggi milik Pemerintah di bawah naungan Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.

Sejak awal berdirinya, STMI selalu bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam mengembangkan kurikulum dan program studinya. Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah penyusunan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) untuk STMI.

Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) adalah salah satu lembaga perguruan tinggi dibawah binaan Kementerian Perindustrian RI, yang pendiriannya ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor: 239/M/SK/1975 Tahun 1975.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian No. 01/M-IND/PER/1/2015, nama Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) berubah menjadi Politeknik STMI Jakarta.

Program Studi di Sekolah Tinggi Manajemen Industri

Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta menyelenggarakan pendidikan Progam Studi Diploma IV” SKB Nomor : 237/M/SK/VI/1981 dan 0184/O/1981 dengan empat program studi

1. Teknik Industri Otomotif

Mampu merancang, dan memperbaiki, serta mengimplementasikan di bidang perekayasaan manufaktur, perekayasaan industrial, perekayasaan kualitas, perekayasaan perencanaan dan pengendalian produk, perekayasaan pengadaan material, perekayasaan rantai pasok, pada industri otomotif.

Profil Lulusan

  1. Industrial Engineer
  2. Manufacture Engineer
  3. Quality Engineer
  4. PPIC Staff
  5. Logistics Staff
  6. Procurement Staff

2. Sistem Informasi Industri Otomotif

Mampu dalam mengidentifikasi, memodelkan, menganalisis dan memecahkan permasalahan kebutuhan informasi, serta merancang dan mengaplikasikan pengetahuan teknis dalam penyelesaian masalah di bidang sistem informasi.

Profil Lulusan

  1. Integrator Sistem (System Integrator)
  2. Pengembang Sistem Informasi (IS Developer)
  3. Spesialis Basis Data (Database Specialist)

3. Teknik Kimia Polimer

Mampu merancang, mengoperasikan, mengendalikan proses dan kualitas bahan baku serta produk di bidang polimer.

Profil Lulusan

  1. Polymer Product Development Engineer/Technologist,
  2. Polymer Process Engineer/Technologist,
  3. Polymer Production Engineer/Technologist,
  4. Polymer Quality Engineer/Technologist, dan
  5. Technical Support Engineer/Technologist yang kompeten

4. Administrasi Bisnis Otomotif

Mampu merencanakan, mengorganisasikan, mengimplementasikan, mengendalikan proses bisnis pada level operasional dan manajerial di Industri Otomotif khususnya pada bidang Keuangan, Pemasaran, Sumber Daya Manusia dan Manajemen Operasional.

Profil Lulusan

  1. Eksekutif Pemasaran (Marketing executive)
  2. Eksekutif Keuangan (Finance executive)
  3. Eksekutif Sumber Daya Manusia (Human Resource executive)
  4. Wirausahawan (Entrepreneur)
  5. Konsultan bisnis (Business Consultant)

5. Teknologi Rekayasa Otomotif

Mampu dalam merancang, merumuskan, merencanakan, menganalisis dan memecahkan masalah di bidang desain dan teknologi manufaktur tooling otomotif.

Profil Lulusan

  1. Perancang Perkakas Otomotif (Automotive Tooling Designer)
  2. Pembuat Perkakas Otomotif (Automotive Tooling Engineer)
  3. Pembuat Komponen Otomotif (Automotive Component Engineer)
  4. Pemeriksa Kendaraan Otomotif (Automotive Vehicle Inspector)
  5. Perancang Rekayasa Otomotif (Automotive Engineering Designer).

Kompetensi STMI

Sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensinya, STMI bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengisi kebutuhan akan manajer operasional dalam sektor industri, terutama untuk sektor formal, yang dapat juga diaplikasikan untuk sektor industri kecil dan menengah pada umumnya.

Memiliki kemampuan keahlian terapan merencanakan, melaksanakan kegiatan, memecahkan masalah dengan tanggung jawab mandiri pada tingkat tertentu, memiliki keterampilan manajerial, serta mampu mengikuti perkembangan, pengetahuan dan teknologi di bidang industri otomotif.

Kompetensi khusus:

  1. Analytical Competences: Kemampuan untuk mengenali permasalahan yang sering terjadi dalam sistem industri, serta memilah-milah permasalahan tersebut menjadi permasalahan yang lebih kecil dan sederhana.
  2. Management Tools Competences: Kemampuan untuk memilih dan menerapkan metode dan pendekatan manajemen berbasis teknik yang tepat, sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
  3. Management Function Competences: Kemampuan untuk mengenali, memahami permasalahan-permasalahan yang muncul dalam fungsi-fungsi dasar manajemen
  4. Practical Application: Kemampuan untuk menerapkan teori manajemen berbasis teknik dan pendekatan kuantitatif yang dipelajari dalam permasalahan nyata yang dihadapi sebagai perwujudan dari problem solving.

Fasilitas di Politeknik Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta

Berikut adalah fasilitas-fasilitas yang telah disediakan oleh Politeknik Sekolah Tinggi Manajemen Jakarta:

  1. Ruang kelas
  2. Laboratorium Kimia dan Fisika dasar
  3. Laboratorium operasi teknik kimia
  4. Laboratorium intrumentasi
  5. Laboratorium polimer
  6. Auditorium
  7. Perpustakaan
  8. Ruangan unit mahasiswa

Keunggulan

Keunggulan melanjutkan pendidikan tinggi di Polteknik STMI Jakarta:

  • Perguruan Tinggi Negeri Dibawah Kementerian Perindustrian R.I.
  • Akreditasi Institusi dan Seluruh Prodi B oleh BAN-PT.
  • Merupakan Jenjang Sarjana Terapan.
  • Dapat Melanjutkan Ke Jenjang Pendidikan S2 Setelah Lulus.
  • Proses Belajar Menggunakan Kurikulum Dual System (5-2-1).
  • Profil lulusan siap kerja dan berorientasi pada industry 4.0.
  • Telah tersertifikasi ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu).
  • Setelah Lulus tidak Hanya Mendapatkan Ijazah, Namun Juga Sertifikat Kompetensi (LSP P1).
PROSPEK JURUSAN ELEKTRO

PROSPEK JURUSAN ELEKTRO

Prospek Jurusan Teknik Elektro

         Teknik Elektro merupakan salah satu jurusan favorit di kategori sains (IPA), biasanya bersaing ketat dengan pendidikan dokter dan teknik informatika sebagai jurusan dengan passing grade tertinggi. Teknik Elektro adalah bidang ilmu profesional yang mempelajari aplikasi kelistrikan, elektronika, dan elektromagnet. Di Departemen Teknik Elektro ITS, dosen dan mahasiswa ditantang untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknologi baru untuk mengatasi berbagai persoalan yang berhubungan dengan kedokteran, energi, dan lingkungan.

Teknik Elektro juga bisa dibilang sebagai salah satu bidang teknik yang tertua dan menjadi induk dari banyak bidang lain. Jurusan Teknik Komputer, adalah perpaduan teknik elektro dengan ilmu komputer. Jurusan Teknik Telekomunikasi juga merupakan salah satu bidang dari teknik elektro. Ilmu Elektro atau kelistrikan menjadi basis dari industri manufaktur modern, sehingga peluang kerja dari lulusan jurusan ini juga sangat menjanjikan. Dalam bahasa inggris, jurusan ini dikenal juga sebagai Electrical Engineering.

Berikut adalah peluang atau prospek kerja teknik elektro yang perlu kalian ketahui, yaitu sebagai berikut:

1.Bekerja di Bidang Perminyakan dan Pertambangan

Bidang ini sangat diminati banyak orang. Teknik elektro merupakan jurusan yang sangat dibutuhkan pada bidang ini. Utamanya pada bidang control dan instrumen engineer. Seperti yang telah diketahui bahwasanya listrik sangat dibutuhkan oleh semua orang. Sehingga sumber listrik juga dibutuhkan. Inilah yang menjadikan peluang besar pada pekerjaan ini

2.Bekerja Di Bidang Kelistrikan

Yang bisa bekerja pada bidang kelistrikan hanyalah lulusan jurusan teknik elektro. Sehingga menjadi peluang besar bagi Kamu sarjana teknik elektro untuk merebut pekerjaan tersebut. Bisa dengan mudahnya mendapat pekerjaan dan dengan gaji yang cukup besar.

3.Software Developer

Lulusan elektro juga mampu mengembangkan perangkat lunak sebagai upaya pengembangan IOT (Internet Of Things). Karena setidaknya mampu menguasai bahasa pemograman untuk perangkat keras. Dengan gaji yang ditawarkan minimal 5 juta.

4.Manufaktur

Sebenarnya banyak jurusan yang bisa masuk di bidang ini. Oleh karenanya persaingan cukup berat. Namun semua konsentrasi yang ada pada teknik elektro bisa masuk. Baik sebagai Engineer, staf produksi, teknisi, dan bahkan staf personalia. Untuk gajinya tergantung posisi yang diduduki, kisaran 4,5 hingga 18 juta yang tertinggi.

5.Bekerja Di Sektor Swasta

Sektor swasta sangat berprospek untuk lulusan jurusan tenik elektro. Seperti halnya pengembangan software dan hardware, kominfo, telkom, dan masih banyak lagi. Gaji yang ditawarkan memang tidak terlalu tinggi. Namun ada sektor swasta yang menawarkan gaji cukup tinggi yakni perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, pembangkit listrik, dan perminyakan.

(by: Hisyam JH)